RADAR BOGOR – Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan rombongan lainnya memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran bagi warga Sumatera yang terdampak banjir.
Kementerian Sosial bekerja tanpa jeda. Hingga 1 November 2025, bantuan sosial yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk warga Sumatera terdampak banjir mencapai Rp21,4 miliar, terdiri dari buffer stock Rp14,6 miliar dan layanan dapur umum Rp6,7 miliar yang beroperasi di berbagai titik pengungsian.
Layanan dapur terdiri dari dapur umum dan dapur mandiri. Layanan dapur juga bergerak masif, total 28 titik dan terus bertambah setiap hari.
Di Sumatera Barat ada 9 titik yang menyajikan 30 ribu porsi nasi bungkus per hari. Di Sumatera Utara ada 12 titik yang menyajikan 30 ribu porsi nasi bungkus per hari.
Di Aceh ada 7 titik yang menyajikan 28 ribu porsi per hari. Total lebih dari 100.800 nasi bungkus disajikan setiap hari untuk membantu 50 ribu jiwa pengungsi.
Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri meninjau langsung area banjir di Tapanuli Tengah.
Pada pukul 08.30, rombongan bergerak menuju lokasi pengungsian untuk memastikan bantuan sosial tepat waktu dan tepat sasaran.
Tak hanya Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Presiden Prabowo Subianto juga didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kepala BNPB Suharyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan para kepala daerah.
Kemudian, rombongan menuju Aceh dan Sumatera Barat untuk memastikan seluruh bantuan tiba tepat waktu dan tepat sasaran.
Taruna Siaga Bencana (Tagana) dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, memastikan warga terdampak banjir dapat mengungsi dengan aman, serta memastikan penyaluran bansos tepat waktu dan tepat sasaran.
Di Aceh dikerahkan 191 Tagana, di Sumatera Barat 187 Tagana, dan di Sumatera Utara 270 Tagana.***
Editor : Eli Kustiyawati