Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Penyaluran Bansos Hari Ini: 4 Bantuan Susulan Cair Serentak Mulai dari BLT Kesra hingga Beras dan Minyak Goreng

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 2 Desember 2025 | 12:23 WIB
Ilustrasi: Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) penerima bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) penerima bantuan sosial (bansos).
 
RADAR BOGOR - Memasuki awal Desember 2025 sebagai periode terakhir penyaluran bansos tahun anggaran ini, Kementerian Sosial (Kemensos) dan bank penyalur atau Himbara (himpunan bank milik negara) meningkatkan intensitas pencairan. 
 
Terpantau pada awal Desember, ada empat jenis bansos susulan yang mulai disalurkan secara bersamaan, baik melalui KKS lama maupun KKS baru.
 
Dikutip dari YouTube Cek Bansos, dua bank penyalur utama bansos, Bank BRI dan Bank Mandiri, menjadi fokus laporan pencairan ini.
 
Proses pencairan ini merupakan penuntasan alokasi bagi KPM bansos yang bantuannya masih tertunda, terutama bagi KPM peralihan dari skema Pos ke KKS.
 
Baca Juga: Enam Poin Penting Terkait Bansos Awal Desember 2025: Pengajuan Data Baru hingga Perluasan Kuota BLT Kesra
 
1. BLT Kesra Rp900.000
 
Penyaluran: BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat) senilai Rp900.000 terus disalurkan sebagai bantuan susulan Termin 1.
 
Bank Penyalur: Terpantau masuk melalui KKS Bank BRI dan Bank Mandiri, baik untuk KKS lama maupun KKS baru.
 
2. BPNT Susulan dan Tahap 4
 
Penyaluran: Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) disalurkan untuk alokasi susulan Tahap 2 dan Tahap 3, khususnya bagi KPM dengan KKS baru.
 
Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu Sudah Disalurkan kepada 20 Juta KPM, Ini Pesan Mensos Agar Tak Ada Penumpukan di Kantor Pos saat Pencairan Bansos
 
Status Tahap 4: Sejumlah kecil KPM dengan KKS lama juga melaporkan adanya pencairan BPNT untuk Tahap 4 susulan.
 
Bank Penyalur: Pencairan BPNT ini juga didominasi oleh KKS Bank BRI dan Bank Mandiri.
 
3. Bantuan Penebalan Rp400.000
 
Sasaran: Bantuan penebalan senilai Rp400.000 (alokasi Juni–Juli) mulai dicairkan bagi KPM peralihan dari Pos ke KKS baru yang bantuannya belum tertuntaskan di periode sebelumnya.
 
Perlu diingat, ini adalah penebalan susulan untuk alokasi Juni–Juli, bukan penebalan Tahap 4.
 
Bank Penyalur: Terpantau masuk melalui KKS Bank Mandiri.
 
4. Bantuan Pangan (Beras 20 kg dan Minyak 4 L)
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Larang Penebangan Hutan di Jabar, Siapkan Moratorium untuk Cegah Bencana
 
Penyaluran: Distribusi bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng terus dijadwalkan dan dilaksanakan di berbagai wilayah, seperti yang dilaporkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
 
Bantuan ini merupakan bantuan pangan tambahan non-tunai yang disalurkan melalui Bulog.
 
Mengingat Desember 2025 adalah bulan terakhir penyaluran bansos, KPM yang bantuannya masih tertunda wajib mencatat informasi penting ini, di antaranya:
 
1. Cek Status Kepesertaan (Aktif vs. Exclude)
 
Sebelum menanyakan jadwal pencairan, KPM harus memastikan dua hal mendasar:
 
• Status Aktif: Pastikan status kepesertaan Bansos (PKH/BPNT) masih Aktif di DTKS.
 
• Posisi Desil: Pastikan berada di Desil 1 hingga 5 (kelompok 50 persen termiskin).
 
• Non-Exclude: Pastikan data KPM tidak berstatus exclude (dikeluarkan) dari sistem karena pelanggaran aturan atau ketidaksesuaian data.
 
2. Data Aktif = Tetap Cair
 
Selama Bansos KPM masih berstatus Aktif, tidak tereksekusi, dan berada pada Desil yang tepat.
 
Maka, data KPM bansos tersebut masih aman dan dipastikan akan masuk ke dalam daftar pencairan susulan sebelum tahun anggaran berakhir. 
 
Proses pencairan bansos berlangsung secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.***
Editor : Eka Rahmawati
#BLT Kesra #bansos