RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH, BPNT dan lainnya di awal Desember 2025 memasuki fase yang paling krusial.
Rentang waktu 1-10 Desember 2025 ditetapkan sebagai periode emas bagi masyarakat, baik yang belum pernah menerima bansos PKH BPNT dan lainnya, maupun yang sebelumnya terhenti karena status desil.
Melansir YouTube Klik Bansos, pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan bahwa seluruh pembaruan data masyarakat akan diproses di bulan berikutnya untuk kebutuhan verifikasi dan validasi penerima bansos PKH BPNT.
Masyarakat yang selama ini tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan kini memiliki peluang besar.
Pengajuan dapat dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos atau melalui operator desa/kelurahan.
Selanjutnya, data yang masuk akan dibawa ke musyawarah desa untuk menentukan kelayakan calon penerima.
Proses ini menjadi penting mengingat banyak warga miskin yang selama ini luput dari data karena dua alasan utama:
1. Nama tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
2. NIK belum tersinkronisasi dengan data kependudukan nasional.
Pemerintah mendorong masyarakat memperbaiki data kependudukan dan segera mengajukan diri agar bisa disurvei langsung oleh petugas.
Bagi penerima lama yang tiba-tiba berubah menjadi desil 6-10, proses pembaruan data juga dilakukan melalui aplikasi yang sama.
Jika setelah pengecekan ternyata kondisi ekonomi tidak sesuai dengan klasifikasi desil, masyarakat dapat meminta penyesuaian melalui fitur pembaruan data.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh pengajuan yang masuk hingga batas waktu 10 Desember akan diprioritaskan dalam verifikasi lapangan bulan berikutnya.
Dilansir dari kanal YouTube KLIK BANSOS, selain update data, pemerintah juga tengah menyalurkan beberapa bantuan sekaligus, antara lain:
1. PKH (Program Keluarga Harapan)
2. BPNT (Program Sembako)
3. Penebalan Bansos Rp400.000
4. BLT Kesra Rp900.000
5. Beras hingga minyak goreng
Status banyak penerima di SIKS-NG menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction), yang berarti bantuan sedang dalam proses pencairan dalam 1–7 hari ke depan.
Salah satu hal paling ditunggu dalam update kali ini adalah kabar bahwa sejumlah KPM PKH-BPNT yang beralih dari PT Pos ke KKS Merah Putih mendapat empat jenis bansos sekaligus. Bantuan yang diterima meliputi:
1. PKH
2. BPNT
3. Penebalan Rp400.000
4. BLT Kesra Rp900.000
Masyarakat diminta rutin mengecek saldo KKS agar tidak melewatkan pencairan.
Isu bahwa penerima BLT Kesra Rp900.000 akan otomatis berubah menjadi penerima PKH dan BPNT tahun depan akhirnya diluruskan.
Dengan jumlah penerima BLT Kesra mencapai 35 juta keluarga, sementara kuota PKH hanya 10 juta dan BPNT 18 juta, otomatisasi tidak mungkin dilakukan.
Namun, penerima BLT Kesra tetap memiliki peluang untuk masuk program reguler asalkan mengajukan diri melalui aplikasi Cek Bansos sebelum 10 Desember.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga