RADAR BOGOR – Tanpa warning, tanpa pengumuman panjang, pemerintah kembali membuat kehebohan nasional.
Dari Sumedang, Lampung, NTB, hingga Sulawesi, warga melaporkan saldo bansos KKS mereka mendadak bertambah.
Ada yang menerima BPNT Rp600.000, ada pula yang mendapatkan BLT Kesra hingga Rp900.000 dalam waktu bersamaan.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos dijelaskan bahwa BPNT Tahap 4 resmi cair mulai 30 November, dan kini gelombangnya semakin besar hingga memasuki KKS lama yang sebelumnya dinyatakan “belum update”.
Bantuan Meluncur Bersamaan: BPNT + Beras 20 Kg + Minyak 4 L + BLTS
BPNT Tahap 4 tahun 2025 kali ini dianggap sebagai salah satu penyaluran terbesar.
Daftar bantuannya:
• BPNT Rp600.000 (Oktober–Desember)
• BLTS Rp900.000
• Beras 20 kg
• Minyak goreng 4 liter
• Penebalan KKS Rp400.000 di beberapa wilayah
Warga pun menunjukkan bukti melalui foto struk ATM di media sosial.
KKS Lama Mendapat Angin Segar
Selama berbulan-bulan, banyak pemegang KKS lama resah karena kartu mereka tak kunjung mendapat pencairan.
Kekhawatiran itu akhirnya sirna setelah Kemensos menyatakan bahwa KKS lama tetap berhak menerima BPNT selama data di DTSEN valid.
KKS keluaran tahun 2017, 2018, 2019, 2020, hingga 2021 kini kembali aktif menyalurkan BPNT.
Bahkan KKS terbitan Pos yang sudah migrasi ke Himbara pun ikut kebagian.
Postingan Warga Mewarnai Timeline Media Sosial
Penyaluran berlangsung masif, disertai berbagai unggahan warga yang menunjukkan struk saldo dan bukti pencairan, sehingga memperkuat kabar bahwa bansos sudah masuk secara merata.
Penyaluran Bertahap, Target Tuntas 15 Desember
Menurut laporan media mainstream, penyaluran BPNT Tahap 4 dilakukan bertahap sejak akhir Oktober, namun baru masif pada awal Desember. Tujuannya agar:
• tidak terjadi penumpukan antrean,
• data bisa diverifikasi ulang,
• migrasi dari Pos ke Himbara berjalan optimal.
Kemensos menargetkan 100% tuntas sebelum 15 Desember 2025.
Empat Penyebab Telat Cair - Wajib Dicek!
• Data tidak cocok dengan DTSEN sehingga verifikasi tertunda.
• NIK tidak valid atau belum update setelah pindah alamat.
• KKS belum diaktifkan di bank penyalur.
• SPM belum turun akibat antrean verifikasi.
Solusi: update data, aktivasi kartu, cek status di cekbansos.go.id, dan pantau aplikasi SIKS-NG.
Langkah Mengecek Saldo agar Tidak Tertipu
Kemensos mengingatkan agar warga tidak percaya calo dan melakukan pengecekan resmi melalui:
• situs cekbansos.go.id
• e-warong / bank
• ATM bank penyalur
• aplikasi resmi Kemensos
Pemerintah memastikan bahwa penyaluran BPNT Tahap 4 tahun 2025 telah mencapai 80% dan akan terus berlanjut.
Warga diminta tetap tenang dan mengikuti prosedur resmi agar pencairan berjalan lancar.***
Editor : Eli Kustiyawati