Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra Meluas di 70 Daerah, Tujuh Bantuan Dikebut hingga Undangan Penyaluran Menyebar Jelang Tutup Tahun

Ira Yulia Erfina • Rabu, 3 Desember 2025 | 22:17 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada KPM.

RADAR BOGOR - Pencairan berbagai bantuan sosial (bansos) pada awal Desember 2025 memasuki fase percepatan yang lebih masif karena pemerintah menargetkan seluruh alokasi anggaran tahun ini tersalur sebelum tutup tahun. 

Arus penyaluran berlangsung serentak di lebih dari 70 daerah dan disertai percepatan distribusi tujuh program bantuan utama, mulai dari sembako, program keluarga, bantuan pendidikan, hingga bantuan daerah khusus. 

Informasi yang beredar melansir kanal Info Bansos menunjukkan bahwa sebagian daerah sudah memulai prosesnya melalui undangan balai desa, sementara sebagian lain menunggu giliran sesuai jadwal dari pemerintah daerah dan pendamping sosial setempat. 

Keseluruhan progres ini menandai bahwa pekan pertama hingga pekan ketiga Desember merupakan periode paling padat bagi jutaan keluarga penerima manfaat.

Jenis Bantuan Utama yang Sedang Cair

Pemerintah memprioritaskan pencairan bantuan gabungan yang terdiri dari beras 20 kilogram, minyak goreng 4 liter, serta BPNT Tahap 4 sebesar Rp600.000 per KPM. 

Alur pencairan dilakukan melalui undangan resmi dari kelurahan atau desa. Banyak wilayah melaporkan bahwa penyaluran beras dan minyak goreng lebih dahulu disalurkan meski saldo KKS belum masuk, sehingga KPM diminta terus memantau jadwal undangan. Puncak penyaluran diproyeksikan berlangsung dari pekan ini hingga akhir Desember 2025.

Daftar 70 Daerah yang Telah Memulai Progres Pencairan (Per 3-4 Desember)

Sebaran daerah yang mulai mencairkan bantuan sudah meluas di beberapa provinsi, menunjukkan bahwa penyaluran tidak lagi terpusat di kota tertentu. Berikut daftar wilayah yang disebut telah memulai proses pendistribusian:

• Sumatera Utara: Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Karo, Binjai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Pematang Siantar.

• Sumatera Barat: Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, Bukittinggi, Lima Puluh Kota, Payakumbuh.

• Riau: Pekanbaru, Kampar, Siak, Rokan Hulu, Indragiri, Dumai, Pelalawan.

• Jambi: Kota Jambi, Batanghari, Merangin, Kerinci, Bungo, Sungai Penuh.

• Sumatera Selatan: Palembang, Ogan Ilir, OKU, Muara Enim, Banyuasin, Musi, Lubuklinggau.

• Lampung: Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Tengah, Pringsewu, Metro.

• Banten: Tangerang, Kab. Tangerang, Tangerang Selatan, Serang, Cilegon.

• Jawa Barat: Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Karawang, Subang, Purwakarta.

• Jawa Tengah: Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Surakarta, Boyolali, Sukoharjo.

• DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman.

• Jawa Timur: Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Kota Malang, Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan.

• Indonesia Timur: Disebutkan telah ramai penyaluran meski tidak dirinci wilayahnya.

Tujuh Jenis Bansos yang Dipacu Pencairannya hingga Akhir Desember 2025

Pemerintah terus menekankan bahwa seluruh penyaluran harus mencapai 100 persen sebelum 31 Desember 2025. Terdapat tujuh program bantuan yang menjadi fokus percepatan.

Nominal yang diterima mencapai Rp900.000, akumulasi tiga bulan untuk Oktober hingga Desember dan ditujukan bagi keluarga rentan dalam desil 1-4 DTKS. Penyaluran berlangsung 11–20 Desember melalui bank Himbara atau Pos Indonesia.

Besaran bantuan bervariasi sesuai komponen, mulai dari Rp225.000 untuk pendidikan SD hingga Rp750.000 untuk ibu hamil dan balita. Jadwal penyaluran berlangsung 1-10 Desember melalui KKS atau kantor pos bagi wilayah tertentu.

KPM menerima Rp600.000 untuk kebutuhan sembako yang masuk secara bertahap ke saldo KKS sejak 1-10 Desember.

Sebanyak 18,3 juta KPM ditargetkan menerima 20 kilogram beras premium dan 4 liter minyak goreng dengan distribusi bertahap hingga 25 Desember melalui Bulog dan balai desa.

Penerima dari jenjang SD, SMP, hingga SMA memperoleh bantuan mulai dari Rp225.000 hingga Rp1 juta. Penyaluran berlangsung sejak 1-15 Desember melalui bank penyalur BRI, BNI, atau BSI.

Besaran bantuan ditentukan masing-masing desa, berkisar Rp300.000 hingga Rp500.000 dan ditujukan kepada keluarga miskin ekstrem. Penyaluran dilakukan 11-20 Desember, baik tunai maupun melalui rekening desa.

Kategori bantuan ini menyasar lansia, anak, dan penyandang disabilitas di DKI Jakarta dengan nominal antara Rp200.000 hingga Rp500.000. Jadwal pencairan berlangsung 21-25 Desember.

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #BLT Kesra #bansos #pkh