RADAR BOGOR – Proses pemantauan penyaluran bansos berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ke-4 kembali dilakukan melalui sistem SIKS-NG untuk memastikan progres pencairan bantuan sembako periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa setiap bank penyalur memiliki progres yang berbeda-beda.
Dari sampel KPM yang dicek, kartu KKS Bank Mandiri sudah menunjukkan status SPM (Surat Perintah Membayar) dengan nominal Rp600.000. Artinya, penyaluran sudah tinggal selangkah menuju pencairan ke rekening.
Pada Bank BNI, jumlah KPM yang belum menerima pencairan masih cukup tinggi. Status transaksi terbaru pada SIKS-NG tercatat “berhasil cek rekening”, namun belum masuk ke SPM.
Untuk Bank BRI, status bantuan sembako juga masih pada tahap “berhasil cek rekening”.
Progres ini berlaku baik untuk kartu KKS lama maupun KKS baru. Yang membedakan hanyalah bank penyalurnya.
Perbedaan status pencairan ini sangat mungkin terjadi di tiap wilayah, sehingga ada daerah yang sudah SPM, sudah SI, atau bahkan sudah tersalurkan.
Selain BPNT, pemerintah juga segera menjalankan penyaluran BLT Kesra tahap ke-2 dengan nominal Rp900.000 per KPM.
Menariknya, penerima baru sudah disiapkan dan bantuan ini akan lebih banyak menyasar:
• KPM non-reguler
• Warga yang belum pernah menerima PKH maupun BPNT
• Warga dalam desil 1 sampai desil 4
• Warga yang pada tahap 1 belum terdata atau belum sempat cair
Saat ini nama-nama calon penerima masih dalam tahap verifikasi dan validasi oleh petugas DTKS di kelurahan masing-masing.
Penyaluran tetap dilakukan melalui kantor pos seperti tahap sebelumnya.***
Editor : Eli Kustiyawati