RADAR BOGOR – Menjelang penutup tahun 2025, pemerintah menggeber percepatan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kabar terbaru yang dirilis pada 3 Desember 2025 menyebutkan bahwa puncak penyaluran bansos dijadwalkan berlangsung masif, khususnya pada pekan-pekan ini hingga akhir Desember.
Pencairan kali ini menjadi istimewa karena melibatkan dua jenis bantuan yang disalurkan secara bersamaan di lebih dari 74 kabupaten/kota.
Bantuan tersebut meliputi Bansos Pangan Tambahan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter, serta top-up saldo BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap 4 senilai Rp600.000.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, untuk bansos pangan (beras dan minyak goreng), penyalurannya dilakukan melalui sistem yang terpisah dari Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
KPM akan menerima bantuan ini berdasarkan surat undangan resmi dari kelurahan atau desa, dengan titik distribusi yang biasanya berada di balai kelurahan atau balai desa setempat.
Sementara itu, BPNT tahap 4 akan dicairkan melalui mekanisme top-up saldo di KKS KPM.
Wilayah yang sudah mulai menjadwalkan pencairan serentak ini mencakup 74 daerah di berbagai provinsi.
Di Pulau Sumatera, daerah tersebut meliputi Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Karo, Binjai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Pematangsiantar, Toba, Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, Bukittinggi, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Pekanbaru, Kampar, Siak, Rokan Hulu, Indragiri, Dumai, Pelalawan, Jambi, Batanghari, Merangin, Kerinci, Bungo, Sungai Penuh, Palembang, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, Muara Enim, Banyuasin, Musi, Lubuklinggau, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Tengah, Pringsewu, dan Kota Metro.
Percepatan serupa juga terjadi di Pulau Jawa dan Banten, mencakup Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Serang, Cilegon, Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Karawang, Subang, Purwakarta, Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Yogyakarta, Bantul, Sleman, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Kota Malang, Kabupaten Malang, Probolinggo, dan Pasuruan.
KPM di wilayah yang telah disebutkan diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pendamping atau perangkat desa setempat untuk memastikan jadwal dan lokasi pengambilan bansos.***
Editor : Eli Kustiyawati