RADAR BOGOR - Pemerintah mengintensifkan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) di awal Desember 2025, seperti BPNT dan bantuan pangan, dengan target menuntaskan 100% penyaluran sebelum 31 Desember.
Fokus utama saat ini adalah penyaluran serentak bansos atau bantuan pangan tambahan bersamaan dengan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4.
Berikut informasi lengkapnya mengenai penyaluran bantuan pangan hingga bansos BPNT di tahap ke 4.
1. Bantuan Pangan dan BPNT Tahap 4 Cair Serentak
Dikutip dari Youtube Info Bansos, penyaluran yang masif dalam pekan ini meliputi:
• BPNT Tahap 4: Bantuan tunai Rp600.000 per KPM.
• Bansos Pangan Tambahan: Beras 20 kg plus Minyak Goreng 4 liter.
Bansos pangan tambahan ini bersifat terpisah dari BPNT bulanan dan dicairkan melalui mekanisme surat undangan resmi dari kelurahan/desa.
Penyaluran masif ini diprediksi mencapai puncaknya hingga 15 Desember 2025.
KPM yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) belum mendapat undangan diminta segera menghubungi aparat desa/kelurahan.
2. 70 Daerah Prioritas Penyaluran (Per 3-4 Desember 2025)
Penyaluran BPNT Tahap 4 dan bantuan pangan tambahan terpantau mulai progres d 70 kabupaten/kota di berbagai provinsi, di antaranya:
Contoh daerah yang mulai cair, di antaranya:
• Sumatera Utara: Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Karo.
• Sumatera Barat: Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, Kota Bukittinggi.
• Riau: Kota Pekanbaru, Kampar, Siak, Rokan Hulu, Kota Dumai.
• Jambi: Kota Jambi, Batanghari, Merangin, Kerinci, Kota Sungai Penuh.
• Sumatera Selatan: Kota Palembang, Ogan Ilir, Muara Enim, Banyuasin, Lubuk Linggau.
• Lampung: Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Kota Metro.
• Banten: Kota/Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Serang, Kota Cilegon.
• Jawa Barat: Kota/Kabupaten Bekasi, Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, Karawang
• Jawa Tengah: Kota/Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Kota Surakarta, Boyolali.
• DIY: Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman.
• Jawa Timur: Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kota/Kabupaten Malang, Probolinggo.
3. Daftar 7 Bansos Utama yang Dikebut Hingga Akhir Desember
Pemerintah menargetkan 7 jenis bansos utama harus cair 100% sebagai penutup tahun anggaran 2025:
• BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Rp900.000 (Oktober–Desember). Desil 1-4 DTKS/DTSEN 11–20 Desember (Via Himbara/Pos)
• PKH Tahap 4 Variatif (Rp225.000–Rp750.000). Keluarga prioritas bersyarat 1–10 Desember (Via KKS/Pos)
• BPNT Tahap 4 Rp600.000. KPM DTSEN 1–10 Desember (Saldo KKS)
• Bansos Beras dan Minyak Goreng. Beras 20 kg + Minyak 4 L. 18,3 Juta KPM bertahap hingga 25 Desember (Via Bulog/Balai Desa
• Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3 Variatif (Rp225.000–Rp} Juta). Siswa miskin DTKS/DTSEN 1–15 Desember (Via Rekening SimPel)
• BLT Dana Desa (BLT DD) Rp300.000–Rp500.000/bulan. Warga miskin ekstrem pedesaan 11–20 Desember (Via Rekening/Tunai di Desa)
• Bansos Khusus DKI Jakarta KLJ, KAJ, KPDJ (Pangan Dasar). Warga DKI terdaftar di data PEMPR DKI 21–25 Desember (Via E-Warong/Titik Khusus).
Pencairan yang dipercepat ini bertujuan agar tidak ada alokasi yang hangus.
KPM bansos disarankan untuk memverifikasi status dan jadwal pencairan, melalui pendamping sosial atau pemerintah daerah setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga