RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) berbagai kategori dipercepat pada Desember 2025.
Selain fokus penanganan bencana alam, Presiden Prabowo Subianto juga menginstruksikan percepatan penyaluran bantuan, termasuk tiga bantuan sosial tambahan bagi KPM BPNT, serta mengumumkan persiapan pendataan besar-besaran untuk program PKH dan BPNT tahun 2026.
Fokus Utama: Tiga Bantuan Tambahan untuk KPM BPNT
Mengutip dari channel YouTube KABAR BANSOS, setidaknya ada tiga jenis bantuan sosial yang dijadwalkan cair di bulan Desember 2025, khususnya bagi para KPM BPNT:
1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000
Bantuan ini menjadi sorotan utama. Pencairan BLT Kesra senilai Rp900.000 sedang berlangsung dan diprediksi selesai hingga akhir Desember 2025.
Bagi KPM non PKH dan non BPNT yang mendapatkan surat undangan dari pemerintah, pencairan dilakukan di PT Pos Indonesia senilai Rp900.000.
Untuk KPM yang belum menerima diimbau untuk bersabar karena proses penyaluran masih berjalan.
2. Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Pemerintah juga menyalurkan bantuan dalam bentuk komoditas pangan. Bantuan ini berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan serentak di berbagai daerah.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah masa-masa sulit.
3. BLT Dana Desa Rp900.000
Di beberapa daerah, pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa juga mulai dilakukan.
Sama seperti BLT Kesra, bantuan ini senilai Rp900.000 dan biasanya diterima oleh KPM non PKH dan non BPNT.
Bantuan Korban Bencana Dipercepat
Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjukkan gerak cepat dengan menginstruksikan agar bantuan segera dikerahkan kepada korban bencana alam, khususnya banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Instruksi ini mencakup pembagian kebutuhan pokok seperti sembako, beras, minyak goreng, dan kebutuhan dasar lainnya.
Selain itu, pemerintah juga berencana melakukan pendataan terhadap korban (misalnya rumah yang hancur) untuk penyaluran bantuan yang lebih besar di masa depan.
Penting! Persiapan Pendataan PKH dan BPNT 2026
Pemerintah melalui Dinas Sosial saat ini telah memulai persiapan pendataan dan survei ulang bagi penerima bantuan PKH dan BPNT untuk tahun 2026.
Hal ini dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima.
Bocoran Kelolosan KPM:
. Penerima bansos PKH dan BPNT di bawah 5 tahun memiliki kemungkinan lolos kembali sebesar 90%.
. Penerima bansos PKH dan BPNT lebih dari 5 tahun memiliki kemungkinan lolos kembali sekitar 50%.
Para KPM diminta untuk menjawab survei dengan jujur karena data tersebut akan menentukan apakah terdapat perubahan desil penerima di tahun 2026.***
Editor : Alpin.