RADAR BOGOR - Setelah pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 dilaporkan merata, pemerintah kini menggenjot penyaluran lima jenis bantuan sosial (bansos) baru yang siap mengalir deras mulai pekan ini hingga 20 Desember 2025.
Bantuan ini menjangkau kategori khusus, mulai dari pendidik anak usia dini hingga masyarakat rentan dan lansia, melansir dari kanal YouTube INFO BANSOS.
Rincian 5 Bansos Non-PKH dan BPNT yang Cair Desember
Penyaluran bansos akhir tahun ini mencakup program nasional dan lokal dengan jadwal pencairan bertahap:
1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra)
. Nominal: Rp900.000
. Periode: Untuk 3 bulan (Oktober–Desember) sebagai gelombang susulan.
. Jadwal Cair: 11 hingga 20 Desember 2025.
. Target: Penyaluran bantuan mencakup lansia serta keluarga rentan, dan dilakukan melalui Bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
2. Bantuan Khusus Guru PAUD
. Nominal: Rp600.000 (untuk 2 bulan sekaligus).
. Target: Lebih dari 253.000 guru PAUD aktif yang terdaftar di Dapodik seluruh Indonesia.
. Tujuan: Insentif tambahan untuk kesejahteraan guru PAUD yang gajinya seringkali minim. Pencairan dilakukan melalui transfer rekening.
3. Bantuan Anak TK via Program Indonesia Pintar (PIP)
. Nominal: Mulai dari Rp225.000 per anak per triwulan.
. Target: Anak usia 4-6 tahun dari KPM DTKS yang bersekolah di PAUD/TK negeri maupun swasta.
. Jadwal Cair: 11 hingga 20 Desember 2025 melalui bank atau pos, ditujukan untuk biaya seragam dan buku.
4. Kartu Anak Jakarta (KAJ) – Program Lokal DKI
. Nominal: Rp300.000 per bulan.
. Jadwal Cair: 21 hingga 25 Desember 2025.
. Target: Anak usia 0–18 tahun dari keluarga kurang mampu di wilayah DKI Jakarta, termasuk anak TK yang memenuhi syarat.
5. Kartu Lansia Jakarta (KLJ) – Program Lokal DKI
. Nominal: Rp300.000 per bulan.
. Jadwal Cair: Sekitar 25 Desember 2025.
. Target: Warga DKI Jakarta usia 60 tahun ke atas untuk membantu biaya hidup dan obat-obatan.
Bansos Kesehatan PBI BPJS
Selain lima bantuan tunai dan pendidikan di atas, pemerintah juga melanjutkan penyaluran Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI BPJS) bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
. Manfaat: Iuran BPJS Kesehatan dibayarkan pemerintah sebesar Rp42.000 per orang per bulan, memastikan penerima mendapatkan fasilitas rawat jalan, rawat inap, operasi, hingga obat-obatan secara gratis 100 persen.
. Target Nasional: Kurang lebih 96,7 juta jiwa yang terdaftar di DTKS sebagai penerima PBI APBN.
Pemerintah mengharapkan banjir bansos di akhir tahun 2025 ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga, mendukung pendidikan anak, dan menjaga kesejahteraan kelompok rentan.***
Editor : Alpin.