RADAR BOGOR – Dalam periode ini, pembahasan utama mencakup bansos yang masih terus cair, tata cara mengetahui tingkat kesejahteraan atau Desil melalui NIK, serta prosedur pengajuan bantuan bagi warga berpenghasilan rendah yang belum terdaftar.
Berikut rincian lengkap terkait informasi bantuan sosial (bansos) melansir kanal Sukron Channel.
1. Update Pencairan Bansos pada Awal Desember 2025
Penyaluran sejumlah bantuan menunjukkan progres signifikan. Pada minggu pertama Desember, pemerintah mempercepat proses pencairan agar seluruh bantuan tersampaikan tepat waktu sebelum penutupan tahun anggaran.
Sejumlah penerima tercatat mendapatkan saldo sebesar Rp900.000 di kartu KKS bank Himbara sebagai bagian dari bantuan BLT Kesejahteraan Rakyat susulan.
Selain itu, pencairan tambahan masih berlangsung untuk program-program reguler seperti PKH dan BPNT, termasuk bagi pemegang KKS lama maupun penerima baru yang sebelumnya beralih dari Pos.
Masyarakat diminta mengecek saldo secara mandiri melalui ATM, agen, atau mobile banking tanpa mengandalkan pendamping, karena pendamping tidak memiliki akses melihat waktu pasti masuknya dana pada masing-masing rekening penerima.
2. Masa Pengusulan Bansos yang Dibuka Setiap Tanggal 1–11
Pada awal bulan ini, pemerintah membuka periode pengusulan untuk warga rentan miskin yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan maupun bagi keluarga yang perlu memperbarui data kependudukan.
Pengusulan biasanya aktif dari tanggal 1 hingga 11 setiap bulan, dengan fokus pada masyarakat yang berada di kategori Desil rendah.
Kuota penerimaan tetap mengutamakan kelompok dalam Desil 1 hingga Desil 4 karena kelompok inilah yang tergolong paling membutuhkan dukungan sosial.
3. Cara Resmi Mengecek Desil Menggunakan NIK KTP lewat HP
Penentuan seseorang layak atau tidaknya memperoleh bansos sebagian besar didasarkan pada status Desil yang dikelola Badan Pusat Statistik.
Desil 1 merupakan kelompok paling miskin, sementara Desil 10 merupakan kelompok paling sejahtera.
Pemerintah memberi prioritas kepada Desil 1 sampai 4, sehingga pengecekan Desil menjadi langkah penting bagi setiap warga.
Melalui sistem yang disediakan BPS, masyarakat dapat mengetahui Desil mereka cukup dengan memasukkan NIK pada laman pemeriksaan.
Proses pengecekan dilakukan dengan membuka browser di ponsel, memasukkan NIK KTP, mengisi captcha, lalu menekan tombol pencarian untuk melihat apakah nama dan kategori Desil sudah sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya.
4. Dua Jalur Resmi untuk Mengusulkan Diri sebagai Penerima Bansos
Pengajuan bansos tidak dapat dilakukan sembarangan dan tidak boleh melalui pihak yang menjanjikan kelulusan instan.
Pemerintah menegaskan bahwa hanya ada dua mekanisme resmi bagi masyarakat yang ingin mengusulkan diri setelah memastikan bahwa mereka berada dalam Desil rendah.
• Pengusulan Mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos
Warga dapat mendaftarkan diri dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos melalui layanan resmi, kemudian membuat akun menggunakan NIK, KK, serta swafoto memegang KTP.
Setelah akun aktif, menu Daftar Usulan dapat digunakan untuk mengajukan diri atau keluarga.
Jika Desil seseorang tergolong tinggi, sistem biasanya tidak menampilkan opsi pengusulan karena tidak memenuhi kriteria kesejahteraan.
• Pengusulan melalui Musyawarah Desa atau Kelurahan
Warga juga dapat datang ke kantor desa atau kelurahan untuk meminta agar datanya dibahas melalui mekanisme Musyawarah Desa atau Kelurahan.
Operator SIKS-NG akan menilai dan menginput data yang kemudian disampaikan ke pusat sebagai bagian dari usulan penerima bantuan.***
Editor : Eli Kustiyawati