RADAR BOGOR - Berdasarkan pemantauan terbaru, ada tiga jenis basos yang menunjukkan progres signifikan dan diprediksi cair menjelang pergantian tahun. Seperti PKH, BPNT dan juga BLT Kesra.
Penerima bansos PKH BPNT hingga BLT Kesra diimbau untuk aktif mengecek status mereka, terutama karena adanya penambahan kuota, validasi baru, serta beberapa kategori KPM yang otomatis dialihkan sebagai penerima tambahan.
Informasi berikut memberi gambaran lengkap mengenai bansos PKH BPNT hingga BLT Kesra yang diperkirakan cair di Desember ini melansir kanal Pendamping Sosial.
1. BLT Kesra Tahap 2 atau Susulan
BLT Kesra kembali menjadi perhatian setelah proses verifikasi tahap susulan dinyatakan selesai.
Tahap ini ditujukan untuk mengisi kekosongan dari penyaluran tahap pertama yang tidak lolos verifikasi, sekaligus menampung penerima tambahan dari kuota baru yang jumlahnya mencapai 1,6 juta KPM.
Penerima pada tahap ini berasal dari mereka yang tidak mendapatkan BLT Kesra di tahap 1, baik dari kelompok PKH murni maupun BPNT murni.
Nominal bantuannya mencapai Rp900.000 untuk penyaluran tahap kedua ini, dan banyak pihak memperkirakan pencairannya dilakukan sebelum tahun baru.
Dengan selesainya verifikasi, peluang pencairan akhir tahun semakin besar, sehingga KPM yang merasa masuk kategori ini disarankan menunggu notifikasi dan memeriksa saldo secara berkala.
2. PKH Validasi sebagai Penerima Baru by System
Kategori kedua adalah kelompok yang sebelumnya hanya menerima BPNT murni, namun kini tervalidasi sistem untuk menjadi penerima PKH karena memenuhi syarat komponen seperti balita, lansia, penyandang disabilitas, atau anak sekolah.
Baca Juga: Satu Bulan Penelusuran, Ratusan Kendaraan di Kota Bogor Terdeteksi Nunggak Pajak
Di SIKS-NG, sebagian besar KPM dalam kategori ini sudah muncul status “Berhasil Cek Rekening”, yang menunjukkan akun bank penerima telah diverifikasi dan tinggal menunggu proses penyaluran dana. Status ini membuat peluang pencairannya di akhir Desember semakin tinggi.
Namun untuk masuk kategori ini, KPM harus berada dalam DTKS prioritas Desil 1 sampai Desil 4, sehingga hanya mereka yang berada pada kategori kesejahteraan terendah yang diproses sebagai penerima baru PKH.
3. BPNT Komplementer sebagai Penerima Baru by System
Kategori ketiga merupakan kebalikan dari proses sebelumnya. KPM yang awalnya hanya menerima PKH murni kini divalidasi sistem untuk masuk juga sebagai penerima BPNT atau bantuan sembako.
Di SIKS-NG, beberapa sampel KPM sudah menunjukkan status “Berhasil Cek Rekening”, menandakan prosesnya hampir memasuki tahap penyaluran.
Menariknya, penerima BPNT Komplementer juga berpeluang mendapatkan Bantuan Penebalan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Jika ada penerima PKH yang tiba-tiba menerima undangan pengambilan beras atau minyak, hal itu menjadi tanda kuat bahwa mereka telah sah masuk sebagai penerima BPNT tambahan di akhir tahun ini.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga