Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Dapat Kabar Gembira! Pencairan Bansos PKH, BPNT, Hingga BLT Kesra Makin Marak Mulai 8 Desember 2025, Banyak yang Berpeluang Terima Rapelan Besar

Ira Yulia Erfina • Minggu, 7 Desember 2025 | 20:35 WIB
Ilustrasi. Penyaluran bansos PKH BPNT.
Ilustrasi. Penyaluran bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Informasi terbaru per 7 Desember 2025 menegaskan bahwa ada percepatan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) PKH BPNT dan BLT Kesra mulai 8 Desember hingga akhir bulan.

Melansir kanal Info Bansos, berbagai data dan SP2D sudah diturunkan untuk memastikan semua bansos reguler PKH BPNT dan non-reguler dapat diterima sebelum penutupan tahun anggaran.

Program yang mulai bergerak ini mencakup bansos PKH tahap keempat, BPNT triwulan akhir, BLT Kesra susulan dan gelombang pengganti, distribusi bantuan beras dan minyak goreng, hingga program bantuan khusus warga DKI Jakarta.

Seluruh proses dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada wilayah yang memiliki data paling siap dan daerah yang sebelumnya mengalami penundaan distribusi.

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4

PKH untuk periode Oktober sampai Desember 2025 dipastikan memasuki masa pencairan setelah kuota nasional sebanyak 10 juta penerima dinyatakan lengkap.

SP2D gelombang terakhir telah terbit pada 6 dan 7 Desember sehingga pergerakan dana diproyeksikan mulai masuk ke rekening KPM pada 8 Desember, kemudian berlanjut secara bertahap hingga minggu ketiga Desember atau sekitar tanggal 15 sampai 21.

Tahap awal penyaluran diprioritaskan untuk Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan kawasan Jabodetabek karena memiliki basis data yang lebih bersih, kemudian berlanjut menuju Sumatera, Sulawesi, Kalimantan hingga Papua.

Nominal yang diterima terdiri dari Rp750.000 untuk ibu hamil dan balita, Rp225.000 sampai Rp500.000 untuk anak sekolah, serta Rp600.000 untuk lansia dan penyandang disabilitas.

Beberapa keluarga dapat menerima total hingga Rp2.000.000 sampai Rp3.000.000 dalam satu kali pencairan periode ini.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4

Baca Juga: Tiga Bansos Diprediksi Cair Lagi Akhir Desember 2025, Ada BLT Kesra Tahap 2 hingga PKH dan BPNT Validasi Baru

BPNT untuk periode Oktober hingga Desember 2025 ditargetkan mencapai total 18,3 juta penerima di seluruh Indonesia.

Percepatan pencairan kali ini difokuskan terutama bagi pemegang KKS Bank Mandiri yang sebelumnya mengalami keterlambatan masuknya saldo.

Perkiraan awal menunjukkan pergerakan dana mulai berlangsung pada 8 Desember dan mencapai puncak antara tanggal 8 sampai 15, sementara batas paling lambat tetap berada pada minggu ketiga Desember.

Penerima mendapatkan Rp600.000 karena nominal tersebut merupakan rapelan tiga bulan sekaligus.

Prioritas penyaluran mengikuti alur PKH, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek, sebagian Sumatera dan Sulawesi Selatan, sedangkan wilayah 3T menyusul dengan kemungkinan sedikit keterlambatan namun tetap ditargetkan tuntas dalam pekan berikutnya.

3. BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra)

BLT Kesra kembali dibuka untuk pencairan susulan bagi penerima yang tidak sempat mengambil bantuan pada minggu sebelumnya.

Mulai 8 Desember, seluruh kantor pos melayani kembali proses pencairan dengan syarat membawa KTP dan KK asli.

Baca Juga: Perkuat Ekosistem DAS Bogor, Ribuan Pohon Endemik Ditanam di Kawasan Eiger Adventure Land Bersama KLH

Nominal bantuan yang diterima setiap penerima adalah Rp900.000 dalam bentuk tunai dan batas akhir pengambilan ditetapkan pada 31 Desember 2025.

Selain pencairan susulan, pemerintah juga menyiapkan gelombang pengganti untuk mengejar total target 35 juta penerima.

Penggantian ini dilakukan untuk menutup kuota dari data ganda, penerima yang telah meninggal, atau pindah domisili.

Pergerakan gelombang pengganti dimulai pada 8 Desember dengan prioritas wilayah Jawa, Sumatera dan Sulawesi Selatan.

4. Bantuan Tambahan Berupa Beras dan Minyak Goreng

Program bantuan barang pada akhir tahun ini mencakup penyaluran beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter untuk setiap penerima.

Jumlah total yang ditargetkan mencapai 18,3 juta penerima yang sama dengan basis penerima BPNT dan PKH.

Fokus utama distribusi dimulai pada 8 Desember dengan percepatan khusus menuju wilayah-wilayah Indonesia Timur, terutama Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Papua, mengingat beberapa kendala pengiriman sebelumnya akibat cuaca dan akses logistik.

5. Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) DKI Jakarta

Bantuan khusus Pemprov DKI Jakarta yang mencakup Kartu Lansia Jakarta, Kartu Anak Jakarta dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta dipastikan mulai dicairkan pada pekan kedua Desember dengan rentang waktu sekitar tanggal 10 hingga 20.

Nominal bantuan yang diterima adalah Rp300.000 per orang setiap bulan dan penyalurannya dilakukan melalui Bank DKI.

Penerima dapat melakukan pengecekan status dan informasi pencairan melalui situs resmi siladu.jakarta.go.id atau aplikasi JakOne Mobile.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh