RADAR BOGOR - Pemerintah telah meluncurkan bantuan sosial (bansos) baru yang dinamakan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP), sebuah program bantuan non-tunai yang bertujuan khusus untuk mengurangi dampak kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Dilansir dari Youtube Naura Vlog, penyaluran bansos ini ditargetkan menyasar hingga 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya telah terhimpun melalui Kemenko PMK.
Bansos ini tidak disalurkan melalui transfer KKS, melainkan melalui mekanisme yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
KPM yang menjadi target penerima akan mendapatkan surat undangan dari PT Pos untuk pengambilan bantuan.
Selain itu, pemerintah desa juga turut serta membantu proses distribusi agar penyaluran berjalan lancar.
Program ini telah menunjukkan titik terang pencairan awalnya. Penyaluran sudah terpantau di wilayah Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah. Ke depannya, bansos baru ini direncanakan akan segera merata ke 20 kabupaten/kota lainnya.
Bantuan IPKP ini berfokus pada pemenuhan gizi dan kebutuhan pokok. Setiap KPM akan menerima satu paket yang berisikan enam jenis bahan pangan penting, yaitu:
- 2 pcs kornet sapi
- 4 pcs sarden ikan
- 2 pcs minyak goreng
- 2 pcs garam
- 2 pcs bihun jagung
- 6.2 pcs kacang hijau
KPM diimbau untuk memantau informasi terkini dan bersiap menerima surat undangan dari PT Pos jika termasuk dalam daftar 22 juta penerima yang berhak mendapatkan bansos baru ini.***
Editor : Eka Rahmawati