Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Pencairan Bansos 8 Desember 2025: PKH, BPNT, BLT Kesra, dan Aturan Terbaru Kemensos

Eli Kustiyawati • Senin, 8 Desember 2025 | 09:02 WIB
Ilustrasi KPM bansos
Ilustrasi KPM bansos

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial atau bansos pada Senin, 8 Desember 2025 kembali menjadi perhatian masyarakat.

Dilansir dari kanal Klik Bansos, dalam rangka percepatan penyaluran bantuan, pemerintah melalui Kementerian Sosial, bank-bank penyalur, serta PT Pos Indonesia terus mengupayakan distribusi bansos reguler dan tambahan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh daerah.

1. Update Saldo Masuk KKS Merah Putih

Proses penyaluran bantuan PKH tahap 4 dan BLT Kesra Rp900.000 masih berlangsung.

Banyak KPM yang status bantuannya di aplikasi SIKS-NG sudah menunjukkan “SE” atau standing instruction, menandakan bank penyalur sedang memproses transfer ke rekening masing-masing.

Penyaluran juga mencakup KPM PKH-BPNT yang mengalami peralihan dari PT Pos Indonesia ke KKS Merah Putih, serta KPM validasi baru yang belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya. Proses pencairan terus dilanjutkan secara bertahap.

2. Bukti Pencairan di Berbagai Daerah

Beberapa daerah telah melaporkan pencairan bantuan, di antaranya:

• Tulungagung, Jawa Timur: BPNT Rp600.000 melalui bank penyalur BNI.

• Cimahi, Jawa Barat: BLT Kesra Rp900.000 melalui Bank BRI.

• Kebumen & Garut, Jawa Barat dan Jawa Tengah: Pembagian undangan pencairan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk jadwal pencairan hari ini.

KPM yang belum menerima bantuan dianjurkan untuk memantau saldo KKS secara berkala.

3. Update Status di SIKS-NG untuk PKH, BPNT, BLTS Kesra, dan Penebalan

Berdasarkan status terbaru di SIKS-NG:

• BPNT Rp600.000 sudah mencapai status SPM (Surat Perintah Membayar) dan akan segera berubah menjadi “S” (standing instruction).

• PKH Tahap 4 dan BLT Kesra Rp900.000 masih banyak yang berada pada status “Berhasil Cek Rekening”.

• Sebagian BLTS Kesra Rp900.000 telah menunjukkan status “SI”, menandakan proses pencairan sedang berjalan.

• Bantuan Penebalan Rp400.000 juga masih dalam tahap pemrosesan administratif.

4. Hasil Rapat Kemensos: Aturan Baru Penerima Bansos

Kementerian Sosial menyampaikan sejumlah poin penting terkait peraturan penerima bantuan sosial:

a. Struktur Anggaran Bansos 2025

• Bantuan Sembako: Rp43,860 triliun untuk 18,2 juta KPM

• PKH: Rp28,709 triliun untuk 10 juta KPM

• Yatim Piatu: Rp200.000 per bulan untuk 294.000 penerima

• Permakanan Lansia 75+: 136.000 penerima, anggaran Rp489 miliar

• Penerima Bantuan Iuran (PBI): 96.800 jiwa dengan anggaran Rp48 triliun

Seluruhnya disalurkan secara cash transfer langsung ke rekening penerima.

b. Jalur Pemutakhiran Data Bansos

Pemutakhiran data dilakukan melalui dua jalur:

1. Jalur Formal

Melibatkan RT/RW, musyawarah desa/kelurahan, pendamping PKH, dinas sosial, hingga penetapan oleh kepala daerah.

2. Jalur Partisipasi (Usul-Sanggah)

Masyarakat dapat melakukan usulan atau sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos.

Data diverifikasi pendamping PKH, diproses oleh MUSDes/MUSKel, dinas sosial, dan BPS.

BPS kini menjadi lembaga yang melakukan verifikasi dan validasi data setiap 3 bulan sekali, menyesuaikan dengan penyaluran bansos triwulanan.

5. Hasil Final Penetapan Data untuk Penyaluran Bansos

Pada 15 Mei 2025, BPS menyerahkan data 20 juta KPM penerima bansos Triwulan 1. Data terbaru inilah yang menjadi dasar penyaluran tahap 2.

Kriteria penerima:

• PKH & Sembako menyasar 40% penduduk termiskin (Desil 1–4).

Rencana penyaluran Triwulan 2:

• PKH:

9.320.312 KPM existing tetap menerima.

Penambahan dari penerima Sembako non-PKH prioritas Desil 1–2.

• Sembako:

14.150.508 KPM existing tetap menerima.

Pemenuhan menjadi 18,6 juta KPM melalui penerima PKH non-sembako Desil 1–4 dan usulan daerah.

Baca Juga: Segera Cek KKS, BPNT Rp600 Ribu dan BLT Kesra Rp900 Ribu Cair di Jawa Timur hingga Jawa Barat, Bank Ini Kebagian

Penyaluran berbagai jenis bansos pada 8 Desember 2025 masih berjalan secara bertahap.

Banyak wilayah telah menerima pencairan, sementara lainnya menunggu proses transfer dari bank penyalur.

KPM dianjurkan rutin mengecek saldo KKS dan mengikuti informasi terbaru dari pemerintah.

Proses verifikasi data kini lebih ketat melalui BPS, sehingga penerima bansos diharapkan memastikan data kependudukan telah diperbarui dan sesuai prosedur.***

Editor : Eli Kustiyawati
#KKS Merah Putih #kpm #bansos #pencairan