RADAR BOGOR - Indonesia bersiap menghadapi salah satu momentum bantuan sosial atau bansos terbesar dalam sejarah penyaluran akhir tahun.
Pemerintah resmi mengumumkan bahwa mulai 8 Desember 2025, seluruh jenis bansos, baik reguler maupun nonreguler, akan dicairkan secara masif dalam gelombang besar yang berlangsung hingga penghujung Desember.
Informasi ini disambut antusias oleh jutaan keluarga penerima manfaat (KPM), terutama mereka yang sejak awal Desember belum menerima saldo KKS.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, hari ini adalah hari paling krusial untuk mulai memantau rekening dan kantor pos.
PKH Tahap 4: SP2D Turun, Dana Siap Diguyur Nasional
Kemensos mengonfirmasi bahwa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) batch penutup telah terbit.
Ini memastikan distribusi PKH tahap 4 dapat dimulai serentak, menyasar 10 juta penerima.
Pencairan akan berlangsung 8-21 Desember 2025, dengan daerah yang akan menerima lebih dulu, seperti:
• Jawa Barat
• Jawa Tengah
• Jawa Timur
• Jabodetabek
Kategori bantuan mencakup:
• Ibu hamil: Rp750.000
• Anak balita & sekolah: Rp225.000-Rp500.000
• Lansia dan disabilitas: Rp600.000
Total nilai bantuan bisa mencapai Rp2 juta per KPM.
BPNT Mandiri Menjadi Fokus Utama Penyaluran
Fase puncak BPNT tahap 4 dipusatkan pada rekening KKS Mandiri, setelah sebelumnya BRI, BNI, dan BSI sudah banyak menyalurkan lebih awal.
Mulai 8 Desember, saldo Rp600.000 untuk Oktober-Desember akan masuk bertahap.
Penyaluran difokuskan di wilayah padat KPM seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek, dan Sumatera Utara-Selatan.
Bagi KPM di daerah 3T, pencairan diprediksi sedikit terlambat, namun tetap ditargetkan rampung sebelum minggu ketiga Desember.
BLT Kesra: Susulan Dibuka Nasional, Gelombang Baru Siap Menyusul
BLT Kesra kembali menjadi sorotan besar. Selain pencairan susulan Rp900.000 untuk KPM yang belum sempat mengambil pekan lalu, Kemensos juga menyiapkan gelombang tambahan untuk pengganti KPM pindah, meninggal, atau dinonaktifkan.
Dengan target nasional 35 juta penerima, proses verifikasi dilakukan intensif.
Pencairan gelombang baru diprediksi berlangsung mulai 8 Desember hingga akhir bulan, bahkan dapat melewati awal Januari 2026 untuk wilayah tertentu.
Perum Bulog Gaspol Kirim Bantuan Pangan
Bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter kembali digenjot.
Bulog akan memobilisasi kapal Pelni dan kapal perintis secara besar-besaran untuk mengatasi kendala transportasi di wilayah timur, seperti:
• Maluku
• Papua
• NTT
• Papua Barat
• Papua Pegunungan
Targetnya, 18,3 juta KPM menerima bantuan sebelum 31 Desember 2025.
Bansos Daerah DKI: KLJ-KAJ-KPDJ Masuk Minggu Depan
Program Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) DKI Jakarta, yang mencakup KLJ, KAJ, dan KPDJ, dipastikan cair pada 10-20 Desember.
Penerima dapat mengecek status kelolosan melalui situs SILADU atau aplikasi JakOne Mobile. Besaran bantuan Rp300.000 per orang tetap sama seperti bulan sebelumnya.
Hari ini diprediksi menjadi momen di mana jutaan saldo bansos mulai masuk ke rekening warga secara serentak. Pemerintah meminta masyarakat untuk:
• memantau KKS dan ATM Himbara,
• mengecek aplikasi Livin’ Mandiri,
• menghadiri jadwal pencairan kantor pos,
• serta memastikan data kependudukan sudah sinkron dengan DTSN.
Bagi keluarga penerima manfaat, gelombang besar ini menjadi angin segar menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati