RADAR BOGOR - Menjelang pertengahan Desember 2025, penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) disinyalir semakin lancar karena pemerintah melakukan percepatan pencairan 8 jenis bantuan yang dicairkan secara serentak dalam rentang 8 hingga 25 Desember.
Sebelum itu, dilakukan penyisiran ulang terhadap data penerima bantuan untuk memastikan ketepatan sasaran. Proses verifikasi ini menghasilkan daftar kelompok yang otomatis dikeluarkan dari kepesertaan.
Kategorinya mencakup keluarga yang anggota utamanya telah meninggal, keluarga yang memiliki anggota bekerja sebagai TNI, Polri, PNS, atau pegawai swasta dengan gaji di atas standar UMR/UMP, serta keluarga yang secara sadar menolak menerima bantuan.
Selain itu, pencoretan juga diterapkan pada mereka yang menggunakan dana bukan untuk kebutuhan pokok, termasuk pembelian barang mewah, cicilan, atau game online terlarang.
Pembaruan data seperti ini menjadi dasar agar bantuan tidak salah sasaran dan hanya diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Delapan Jenis Bantuan yang Dicairkan Mulai 8–25 Desember 2025
Penyaluran pada periode ini tidak hanya mencakup bantuan reguler tetapi juga tambahan bagi kelompok tertentu. Berikut rincian lengkapnya berdasarkan sasaran dan nilai bantuannya melansir kanal Klik Bansos.
1. Bantuan Atensi Yatim Piatu
Bantuan ini diperuntukkan bagi anak yatim, piatu, atau yatim piatu yang telah tercatat dalam DTKS. Nilainya Rp200.000 per bulan dan pencairannya dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Oktober, November, dan Desember.
2. Program Indonesia Pintar Termin 3
Bantuan pendidikan ini diberikan kepada siswa SD, SMP, hingga SMA yang telah memiliki rekening aktif. Nilainya berbeda berdasarkan jenjang: SD Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA Rp 1.800.000. Penerima diminta memeriksa saldo masing-masing.
3. PKH Tahap 4
Penyaluran PKH tahap akhir tahun ini menyasar 10 juta KPM. Baik pemegang KKS lama maupun KKS baru tetap masuk dalam antrean pencairan yang dilakukan melalui bank penyalur dan PT Pos.
4. BPNT Tahap 4
Bantuan pangan non-tunai ini diberikan kepada sekitar 18,3 juta KPM. Pencairannya berlangsung bersamaan dengan PKH sehingga banyak keluarga menerima dua bantuan sekaligus.
5. Bantuan Penebalan Rp400.000
Kategori ini hanya diberikan kepada KPM yang baru berpindah dari PT Pos ke KKS Merah Putih. Dana tambahan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian akhir setelah proses perpindahan sistem kepesertaan.
6. Bantuan Beras 20 Kg
Bantuan beras dengan total 20 kg ini diduga merupakan akumulasi dari dua tahap penyaluran. Pembagian telah berlangsung di sejumlah wilayah dan hanya dapat diambil oleh penerima yang memperoleh undangan resmi.
7. Bantuan Minyak Goreng 4 Liter
Bantuan ini dibagikan beriringan dengan beras. Terdapat aturan penting bahwa undangan yang tidak ditindaklanjuti dalam waktu lima hari akan dianggap hangus dan dialihkan kepada penerima lain.
8. BLT Kesra Rp900.000
Bantuan tunai ini diprediksi menjangkau hingga 35 juta keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4. Penyalurannya dilakukan melalui bank dan PT Pos sebagai bagian dari upaya melindungi keluarga berpendapatan rendah.
Editor : Eka Rahmawati