Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Pemegang KKS Lama Mulai Cair ke Rekening Bank Penyalur Berikut 10 Daftar Bansos Terus Disalurkan

Mutia Tresna Syabania • Senin, 8 Desember 2025 | 16:57 WIB
Ilustrasi: Kartu Keluarga Sejahtera (KK) penerima bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Kartu Keluarga Sejahtera (KK) penerima bantuan sosial (bansos).
RADAR BOGOR - Pemerintah diprediksi akan menyalurkan setidaknya 10 jenis bansos susulan hingga akhir tahun 2025.
 
Pada hari ini, terpantau KKS lama dari beberapa bank penyalur sudah mulai terisi saldo bansos.
 
Saldo yang terpantau masuk adalah Rp600.000, yang kemungkinan besar merupakan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober–Desember) atau PKH komponen tertentu. Pencairan ini terdeteksi pada KKS Bank BNI dan BRI lama.
 
Dikutip dari YouTube Sukron Channel, KPM pemegang KKS lama, terutama yang BPNT-nya belum cair, diminta untuk kembali memantau saldo mulai hari Senin, 8 Desember 2025 secara berkala.
 
Baca Juga: Penerima Bansos Punya Rumah Mewah dan Mobil di Kabupaten Bogor Dipasang Stiker Keluarga Miskin Pilih Mundur, Pemkab Bogor Gencar Verifikasi
 
Banyak KPM yang seharusnya layak (Desil 1 hingga 4) mengalami keterlambatan pencairan BPNT/PKH. 
 
Penyebab utamanya adalah status Gagal Cek Rekening (Gagal Burekol), bukan karena KPM dianggap sejahtera (exclude Desil 6–10).
 
Kewenangan Bank: Status Gagal Cek Rekening ini sepenuhnya menjadi kewenangan pihak bank penyalur. 
 
Hal ini terjadi karena bank gagal memadankan data KPM (data bank) dengan data kependudukan (Dukcapil).
 
Kasus KKS Baru/Peralihan: Masalah ini sering menimpa KPM peralihan dari PT Pos ke KKS atau penerima KKS baru yang kartunya belum diaktivasi penuh oleh pihak bank.
 
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Soal Banjir Tidak Selesai dengan Kiriman Nasi Bungkus dan Selimut, Gubernur Jawa Barat: Sudah Waktunya Kita Berbenah
 
Solusi KPMKPM yang mengalami Gagal Cek Rekening harus mengambil inisiatif untuk, meminta bantuan Pendamping atau Operator SIKS-NG Desa/Kelurahan untuk memadankan data kependudukan Dukcapil dan Kartu Keluarga (KK) di sistem SIKS-NG.
 
Pengecekan data ini penting untuk memastikan tidak ada ketidaksesuaian, seperti perubahan status pekerjaan, status keluarga (istri menjadi kepala keluarga), atau usia (balita menjadi anak sekolah).
 
Setelah data dipadankan, KPM harus bersabar. Proses Burekol ulang dan pengaktifan KKS selanjutnya adalah tanggung jawab penuh bank dan tidak dapat diprediksi waktunya oleh pendamping.
 
Mulai Senin, 8 Desember 2025 hingga akhir tahun, penyaluran Bansos akan terus digenjot. 
 
Berikut adalah 10 jenis bansos yang diprediksi masih disalurkan, di antaranya:
 
Baca Juga: SalamAid dan Radar Bogor Masih Galang Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatera, Ekspedisi Truk Kemanusiaan Berangkat 13 Desember 2025
 
1. PKH Tahap Akhir: Susulan untuk KKS lama dan baru.
 
2. BPNT Tahap 4: Susulan untuk KKS yang belum cair.
 
3. Program Indonesia Pintar (PIP): Bagi siswa yang masuk SK.
 
4. BPNT Penebalan: Tambahan Rp400.000 untuk KKS baru yang belum menerima alokasi Tahap 2.
 
5. BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra): Susulan via KKS dan PT Pos, termasuk kemungkinan Tahap 2.
 
6. Bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter: Penyaluran satu kali untuk KPM BPNT/PKH yang belum mendapat undangan.
 
7. BLT Dana Desa (Kemiskinan Ekstrem): Alokasi Rp300.000 per bulan untuk Desember.
 
8. Bantuan Permakanan: Untuk lansia atau disabilitas sebatang kara.
 
9. Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI): Bagi KPM yang belum mencairkan alokasi Oktober–Desember.
 
10. Makan Bergizi Gratis: Bantuan bansos non-tunai yang disalurkan melalui sekolah.***
 
Editor : Eka Rahmawati
#kpm #bansos #kks