RADAR BOGOR - Menjelang tutup tahun, tujuh jenis bantuan sosial (bansos) dikabarkan cair mulai Senin, 8 Desember 2025.
Peringatan disampaikan kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), karena bantuan yang tak kunjung ditarik terancam hangus dan dikembalikan ke kas negara.
Kondisi ini dianggap krusial mengingat Desember menjadi batas akhir penyaluran bansos tahun anggaran 2025.
Menurut pantauan terbaru, saluran dana yang masuk berasal dari deretan program Kemensos, baik yang ditransfer ke rekening KKS lama, KKS baru, maupun yang menggunakan rekening khusus seperti bantuan atensi yatim piatu.
Baca Juga: Penerima Bansos Punya Rumah Mewah dan Mobil di Kabupaten Bogor Dipasang Stiker Keluarga Miskin Pilih Mundur, Pemkab Bogor Gencar Verifikasi
Para KPM diimbau segera mengecek saldo melalui ATM, agen bank, atau teller untuk memastikan dana benar-benar sudah masuk.
Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, inilah tujuh bansos yang cair masuk rekening.
1. Bantuan Atensi Yatim Piatu Gelombang 5 – Rp600.000
Program ini kembali cair untuk periode Oktober–Desember 2025. Tidak seperti PKH atau BPNT, dana atensi tidak masuk ke kartu KKS melainkan ke rekening khusus yang dibukakan bank penyalur, salah satunya Bank Mandiri.
Penerima sebelumnya telah diberikan kartu ATM Atensi, yang kini bisa dicek kembali. Mengingat akhir tahun semakin dekat, Kemensos meminta para penerima segera melakukan pencairan.
2. BLT Kesra – Rp900.000 (Oktober–Desember)
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Soal Banjir Tidak Selesai dengan Kiriman Nasi Bungkus dan Selimut, Gubernur Jawa Barat: Sudah Waktunya Kita Berbenah
BLT Kesra kembali mengalir ke rekening KKS baik lama maupun baru. Sebagian besar KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui Pos kini sudah beralih ke KKS baru dan mulai melihat saldo masuk pada minggu pertama Desember.
Jika masih ada penerima non-rekening, pencairan tetap bisa dilakukan melalui kantor pos sesuai jadwal.
3. PKH Tahap 2 dan 3 untuk Pemegang KKS Baru
Program keluarga harapan untuk KPM pemegang kartu KKS baru telah disalurkan untuk tahap kedua dan ketiga.
Pemerintah meminta agar pencairan tidak ditunda karena tahap keempat diproyeksikan menyusul dalam waktu dekat, sebelum tenggat akhir tahun atau paling lambat memasuki awal 2026 jika ada perpanjangan kebijakan.
4. BPNT Tahap 2 dan 3 untuk KKS Baru
Seiring distribusi KKS yang digelar Oktober–November, banyak KPM baru mulai melihat saldo BPNT masuk. Mereka diminta segera mencairkan manfaat tersebut agar proses penyaluran tahap berikutnya berjalan lancar.
Baca Juga: SalamAid dan Radar Bogor Masih Galang Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatera, Ekspedisi Truk Kemanusiaan Berangkat 13 Desember 2025
5. Penebalan BPNT Juni–Juli Rp400.000
Dana penebalan untuk penerima baru (peralihan dari Pos ke KKS) mulai masuk secara bertahap.
Penyaluran ini menjadi salah satu yang paling dinanti karena beberapa KPM baru baru memperoleh kartu KKS pada triwulan akhir tahun.
6. BPNT Tahap 4 (Susulan) untuk KKS Lama
Penerima lama BPNT yang tertunda kini mendapatkan pencairan susulan untuk periode Oktober–Desember. Saldo sudah terlihat masuk dan harus segera ditarik sebelum akhir tahun.
Baca Juga: KPM Siap-Siap! Tujuh Bansos Cair Hari Ini Lewat KKS Lama, Baru, dan PT Pos, Ada BPNT Susulan hingga Atensi YAPI
7. PKH Tahap 4 (Susulan) untuk KKS Lama
PKH susulan untuk KKS lama juga menjadi bagian yang masuk pada gelombang awal Desember.
Pemerintah mengingatkan bahwa kategori ini termasuk yang paling berisiko hangus jika tidak segera ditarik.
Kemensos menjelaskan bahwa bagi KPM baru yang menerima distribusi kartu pada Oktober dan November, bantuan untuk tahap keempat masih menunggu proses SPM.
Bila pengerjaan selesai dalam waktu dekat, penyaluran tahap keempat akan segera digulirkan. Namun, jika terjadi keterlambatan, peluang perpanjangan waktu hingga awal 2026 terbuka.
Meski begitu, KPM diminta tidak bergantung pada kemungkinan perpanjangan. Semua saldo yang sudah masuk harus dicairkan saat itu juga agar tidak berakhir menjadi dana hangus.