Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Daftar KPM Dirombak, Desil 1 sampai 2 Masuk Prioritas, Berikut Wilayah yang Sudah Terima Bansos PKH dan BPNT

Khairunnisa RB • Senin, 8 Desember 2025 | 17:13 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.


RADAR BOGOR - Program bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian nasional data pemutakhiran terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) resmi diterima Kemensos.

Dampaknya terjadi pergantian besar-besaran daftar KPM, yang mana penerima lama yang tidak lagi memenuhi syarat diganti dengan keluarga dari desil 1 dan 2 yang lebih berhak.

Pembaruan data ini segera diikuti dengan percepatan pencairan PKH tahap 4, BPNT Rp600.000, serta BLT Kesra Rp900.000, yang mulai masuk ke berbagai rekening KKS hari ini.
 
Mulai 2025 BPS merupakan lembaga resmi verifikasi dan validasi data KPM yang mana pemutakhiran dilakukan setiap triwulan. Selain itu data terbaru menentukan siapa yang menerima bansos pada tahap berikutnya.
 
Baca Juga: Penerima Bansos Punya Rumah Mewah dan Mobil di Kabupaten Bogor Dipasang Stiker Keluarga Miskin Pilih Mundur, Pemkab Bogor Gencar Verifikasi

Data triwulan 1 yang diserahkan pada 15 Mei 2025 berisi 20 juta keluarga, dan kini digunakan untuk penyaluran bansos triwulan 2 dan rencanya bansos PKH masih disalurkan serta sebanyak 6,3 juta KPM existing tetap lanjut.

Untuk memenuhi kuota 10 juta KPM, kekurangannya diisi dari penerima sembako non-PKH yang punya komponen PKH, terutama warga desil 1 dan 2.

Selain itu BPNT juga menyasar 14,1 juta KPM existing yang masih dipertahankan ditambah KPM baru dari desil 1–4 serta usulan pemda untuk mencapai target 18,6 juta penerima.

Perubahan ini menyebabkan banyak warga yang sebelumnya tidak menerima bantuan, kini tiba-tiba masuk daftar.
 
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Soal Banjir Tidak Selesai dengan Kiriman Nasi Bungkus dan Selimut, Gubernur Jawa Barat: Sudah Waktunya Kita Berbenah

Berikut daerah yang terpantau sudah menyalurkan bansos:

1. Kebumen, Jawa Tengah: Undangan pencairan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng sudah dibagikan.

2. Garut, Jawa Barat: Penyaluran dilakukan serentak mulai hari ini.

BRI dan BNI mencatat lonjakan transaksi bansos di berbagai cabang.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, status SIKS-NG menunjukkan:
 
Baca Juga: SalamAid dan Radar Bogor Masih Galang Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatera, Ekspedisi Truk Kemanusiaan Berangkat 13 Desember 2025

• BPNT Rp600.000: Status SPM dan siap masuk ke rekening.

• BLT Kesra Rp900.000: Beberapa wilayah masuk tahap SI, tanda transfer sudah berjalan.

• PKH Tahap 4: Sedang dalam antrean “berhasil cek rekening” sebelum ditransfer.

KPM yang belum menerima dana diminta tetap memantau ATM atau aplikasi mobile banking masing-masing. Berikut pembagian anggaran untuk bansos:

1. Sembako: Rp43,86 triliun untuk lebih dari 18 juta KPM

2. PKH: Rp8,7 triliun untuk 10 juta KPM

3. Program Yatim Piatu: Rp200.000/bulan untuk 294 ribu anak

4. Permakanan lansia: Rp489 miliar untuk 136 ribu penerima

5. Penerima Bantuan Iuran (PBI): 96.800 jiwa dengan alokasi Rp48 triliun

Semua bantuan diklaim disalurkan tanpa potongan, langsung ke rekening masing-masing KPM.

Masyarakat yang merasa berhak tetapi belum terdaftar dapat menggunakan fitur Usul dan Sanggah di aplikasi Cek Bansos berikut prosesnya:

1. Masyarakat mengajukan data

2. Diverifikasi pendamping PKH

3. Dibahas dalam musdes/muskel

4. Diproses Dinsos dan BPS

5. Ditentukan kelayakannya untuk tahap berikutnya

Sistem ini dibuat agar bansos tepat sasaran dan mengurangi penerima yang tidak layak. 
 
Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #kpm #bansos #pkh