Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pembaruan Bansos BPNT Tahap 4 dan PKH Hari Ini, Status SIKS-NG Masih SPM dan Dana Susulan Mulai Mengalir ke Berbagai Rekening KKS

Ira Yulia Erfina • Selasa, 9 Desember 2025 | 06:11 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos
Ilustrasi penyaluran bansos

RADAR BOGOR – Perkembangan penyaluran bantuan sosial (bansos) saat ini sedang dalam masa menunggu kepastian kapan BPNT Tahap 4 serta bantuan PKH yang tertunda benar-benar masuk ke rekening KPM.

Situasi pada 8 Desember 2025 memperlihatkan pergerakan yang tidak seragam di berbagai wilayah: sebagian KPM belum mendapatkan apa pun karena status SIKS-NG belum berubah, sementara kelompok lain justru sudah menerima beberapa jenis bantuan susulan yang sebelumnya tertunda.

Kondisi inilah yang mendorong perlunya penjelasan yang lebih terstruktur agar masyarakat memahami bahwa setiap jenis bantuan bergerak melalui mekanisme yang berbeda. Hal tersebut akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut melansir kanal Cek Bansos.

1. Perkembangan Status SIKS-NG yang Menentukan BPNT Tahap 4

Penjelasan mengenai BPNT Tahap 4 menegaskan kembali bahwa proses pencairan sepenuhnya bergantung pada pembaruan status SIKS-NG.

Pada 8 Desember 2025, mayoritas data penerima masih berada di tahap SPM, yaitu fase ketika pemerintah telah menyiapkan daftar penerima tetapi belum mengeluarkan instruksi pencairan.

Perubahan yang paling ditunggu adalah bergesernya status menjadi SI atau Standing Instruction, karena fase itulah yang menjadi tanda bahwa pemindahbukuan dana siap dilakukan ke rekening KKS.

Selama status ini belum muncul, dana BPNT Tahap 4 tidak akan masuk sehingga KPM diminta tidak bolak-balik memeriksa ATM.

Setelah status beralih ke SI, dana biasanya baru masuk dalam rentang dua hingga tiga hari sehingga kepastian pencairan tetap menunggu proses administratif internal.

2. Laporan Dana Susulan yang Masuk ke Rekening KKS pada 8 Desember 2025

Walaupun BPNT Tahap 4 belum berjalan, beberapa jenis bantuan susulan justru sudah diterima oleh KPM dari berbagai bank penyalur.

Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa sebagian penerima KKS lama di wilayah tertentu mendapatkan saldo yang berasal dari bantuan tambahan yang sebelumnya tertunda.

Di Bank BNI, terutama wilayah Kediri, sejumlah KPM menerima Rp900.000 yang diidentifikasi sebagai BLT Kesra Susulan.

Bank BRI juga mencatat adanya saldo masuk Rp450.000 untuk komponen PKH pendidikan dua anak sekolah, disertai laporan lain sebesar Rp900.000 yang kembali dikategorikan sebagai bantuan susulan.

Pada saat yang sama, Bank Mandiri juga dilaporkan menyalurkan Rp900.000 yang berasal dari BLT Susulan, sehingga pergerakan dana yang terjadi pada tanggal tersebut mencerminkan pencairan untuk penerima yang sebelumnya belum mendapatkan haknya.

3. Analisis Saldo Rp600.000 yang Muncul di KKS BNI

Ada pula laporan mengenai saldo Rp600.000 yang masuk ke rekening BNI dan menjadi pertanyaan banyak KPM karena nominalnya identik dengan BPNT.

Namun analisis menunjukkan bahwa dana tersebut hampir pasti bukan BPNT Tahap 4 mengingat status SIKS-NG belum mencapai SI.

Dana tersebut lebih mungkin merupakan PKH Tahap 4 Susulan untuk komponen lansia, yang dalam beberapa kasus memang dicairkan terpisah dari jadwal utama.

Ketidaksinkronan nominal antara bantuan yang berbeda ini sering menimbulkan kebingungan sehingga klarifikasi diperlukan agar penerima tidak salah mengira bahwa BPNT sudah berjalan padahal sebenarnya belum.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pkh