RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi warga yang baru menerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di tahun 2025. Ada peluang besar menjadi penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di tahun 2026.
Melansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, menjelaskan bahwa status penerima BLT Kesra bukanlah akhir, melainkan bisa menjadi jembatan menuju bansos PKH BPNT yang bersifat lebih berkelanjutan.
Mengapa Penerima BLT Kesra Punya Peluang Lebih Besar Jadi KPM Bansos PKH BPNT?
Setidaknya ada dua faktor utama yang membuat penerima BLT Kesra berpeluang besar otomatis mendapatkan PKH atau BPNT:
1. Posisi Data yang Menguntungkan
Penerima BLT Kesra saat ini berada pada rentang Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Rentang ini sangat strategis karena:
- PKH menyasar keluarga dengan Desil 1 hingga Desil 4.
- BPNT menyasar keluarga dengan Desil 1 hingga Desil 5.
Dengan data yang sudah terbukti berada dalam desil rentan miskin, penerima BLT Kesra sudah memenuhi kriteria dasar kelayakan ekonomi.
2. Adanya Kuota Kosong dari Graduasi Mandiri
Pada tahun 2025, khususnya di Tahap 4, terjadi proses graduasi mandiri (pengeluaran) bagi ribuan penerima PKH dan BPNT yang masa kepesertaannya sudah di atas 5 tahun.
Ketika kuota ini kosong, Pemerintah tidak selalu mengisi dengan pendaftar baru. Sebaliknya, yang diprioritaskan adalah mengambil data dari keluarga yang sudah ada di dalam DTKS salah satunya adalah penerima BLT Kesra yang dianggap lebih akurat dan layak secara ekonomi.
Penting! Tidak Semua Penerima BLT Kesra Akan Lolos Otomatis
Meski peluangnya besar, penulis dari Pendamping Sosial menekankan bahwa proses ini tidak otomatis untuk semua penerima BLT Kesra. Seleksi akan semakin ketat dan diprioritaskan bagi yang memenuhi dua syarat utama:
- Prioritas Sosial Ekonomi Rendah
Diprioritaskan bagi keluarga yang sosial ekonominya benar-benar berada di skala Desil 1, 2, dan 3.
- Wajib Punya Komponen PKH (Khusus PKH)
Untuk menjadi penerima PKH, keluarga harus memiliki komponen wajib, seperti:
a. Pendidikan Anak usia SD, SMP, atau SMA.
b. Kesehatan Ibu hamil atau anak usia dini.
c. Kesejahteraan Sosial Lansia atau penyandang disabilitas berat.
Catatan Penting! Bagi penerima BLT Kesra yang dinilai mampu (misalnya memiliki sertifikat tanah/rumah, gaji di atas UMP/UMK, atau BPJS Ketenagakerjaan sebagai karyawan), besar kemungkinan akan gugur dalam proses verifikasi data dan survei ulang (ground check) yang akan dilakukan sebelum ditetapkan sebagai penerima PKH/BPNT.
Tips Agar Nama Anda Masuk dalam Daftar PKH/BPNT
Untuk meningkatkan peluang Anda menjadi penerima PKH atau BPNT, pihak Pendamping Sosial menyarankan langkah proaktif berikut:
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos
Segera unduh dan buat akun di aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Play Store atau App Store. Proses pendaftaran akun saat ini sudah dipermudah.
2. Cek Desil Anda
Setelah mendaftar, cek status Desil Anda di dalam aplikasi tersebut.
3. Ajukan Diri sebagai Calon Penerima Bansos
Gunakan menu di dalam aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan diri sebagai calon penerima bansos (PKH dan/atau BPNT), terutama jika Anda memiliki komponen PKH.
4. Waktu Pengajuan Krusial
Ajukan permohonan Anda pada rentang tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 setiap bulannya.
Jika pengajuan dilakukan dalam rentang waktu ini, data Anda akan langsung masuk dalam daftar pra-rilis nama-nama yang akan disurvei ulang (ground check) oleh petugas setempat pada bulan berikutnya.
Mengajukan diri secara pribadi melalui aplikasi Cek Bansos akan memberikan effort atau usaha lebih, sehingga peluang Anda untuk divalidasi dan lolos seleksi akan menjadi lebih besar dibandingkan hanya menunggu validasi otomatis dari sistem.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga