Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

SP2D Terakhir Akhirnya Turun! Ini Penentu Paling Krusial Kamu Dapat Bansos atau Tidak Tahun Ini

Khairunnisa RB • Rabu, 10 Desember 2025 | 17:57 WIB
Penyaluran bansos kepada KPM
Penyaluran bansos kepada KPM

RADAR BOGOR – Hari ini menjadi salah satu hari paling sibuk bagi pemerintah dalam menuntaskan deretan bantuan sosial atau bansos triwulan keempat.

Kementerian Sosial bergerak cepat memastikan pencairan PKH tahap 4, BPNT tahap 4, BLT Kesra Rp900.000, serta paket bantuan pangan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter tersalurkan kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan kondisional bagi keluarga prasejahtera dengan anggota rentan, seperti balita, ibu hamil, lansia, hingga anak sekolah, menjadi yang paling ditunggu.

Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, penyalurannya dilaporkan sudah mencapai 90 persen setelah SP2D susulan yang menjadi gelombang pencairan terakhir dirilis pada 8 Desember.

Transfer dilakukan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI) langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pantauan lapangan menunjukkan antrean ATM mengular sejak subuh di banyak daerah, termasuk Bogor dan Jabodetabek.

Kemensos mematok target PKH tuntas paling lambat 15 Desember 2025.

Namun, ada catatan penting, jika nama KPM tidak masuk SP2D terakhir, maka tidak akan menerima pencairan pada tahun ini.

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dengan nilai Rp600.000 untuk 3 bulan juga cair bersamaan PKH sejak 8 Desember.

Progres nasional kini berada di kisaran 85–90 persen, terutama di Sumatera Barat dan Jawa Tengah.

Meski demikian, beberapa daerah dengan KKS Mandiri masih tertahan proses verifikasi akhir.

Pemerintah memastikan pencairan tuntas sebelum 15 Desember 2025 sehingga KPM diminta terus memantau saldo KKS.

BLTS Kesra, bantuan sementara yang dikucurkan Presiden, menjadi primadona baru karena mencakup 35,04 juta KPM, termasuk jutaan penerima baru.

Dengan nilai Rp900.000 dicairkan sekaligus, progres pencairannya kini berada di angka 70 persen. KPM yang sudah menerima undangan pos diwajibkan segera datang agar tidak tertinggal.

Pemerintah juga mengonfirmasi bahwa usulan pengganti masih terus diproses di aplikasi SIKS-NG.

Pencairan tambahan bagi KPM baru diperkirakan berlangsung akhir Desember hingga awal Januari 2026.

Paket fisik berupa beras premium 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk KPM desil 1–5 juga sedang memasuki puncak distribusi.

Per 9 Desember, penyaluran telah mencapai 80 persen, mencakup daerah seperti Gowa, Manggarai Barat, Bima, dan berbagai wilayah Jawa.

Contohnya, Desa Sumber Agung telah menyalurkan bantuan bagi 242 KPM dengan batas pengambilan hingga 10 Desember.

Desember menjadi puncak penyaluran bansos 2025, membuktikan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat melalui data DTSEN agar penerima tepat sasaran.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #BLT Kesra #bansos #pencairan #pkh