RADAR BOGOR - Kabar soal belum meratanya penyaluran bantuan sosial (bansos) masih menjadi sorotan, terutama mengenai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua dan ketiga.
Permasalahan ini mencuat pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang tengah mengalami proses peralihan penyaluran dari PT Pos Indonesia ke Bank Himbara.
Dalam konteks wilayah dampingan pendamping sosial, Bank Himbara atau bank himpunan milik negara yang menjadi sorotan utama yakni BNI.
Berdasarkan informasi dari Youtube Inspirasi Oktara, terjadi perbedaan dalam proses pencairan PKH di Kabupaten Banyuwangi.
Di Kecamatan Siliragung, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima saldo PKH tahap kedua dan ketiga. Keterlambatan ini menimbulkan keresahan di kalangan penerima.
Sebaliknya, KPM yang berada di wilayah Banyuwangi kota atau Banyuwangi utara (seperti Kecamatan Kota dan Kecamatan Kalipuro) terpantau bantuannya sudah masuk ke rekening.
Proses penyaluran bantuan di Bank BNI untuk wilayah-wilayah tertentu dinilai lambat dan memicu kekacauan.
Para KPM yang mengalami peralihan KKS berharap agar dana bantuan segera tersalurkan. Mengingat bahwa tutup anggaran tahunan seringkali ditetapkan pada tanggal 15 Desember, harapan besar ditujukan agar pihak terkait dapat mempercepat proses.
Diharapkan paling lambat tanggal 15 Desember, semua bantuan PKH tahap kedua dan ketiga ini sudah bisa tertransfer ke rekening masing-masing penerima manfaat.***
Editor : Eka Rahmawati