RADAR BOGOR – Gelombang kabar pencairan bantuan sosial (bansos) kembali membuat para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) heboh.
Banyak yang mendatangi ATM, mengecek mobile banking, bahkan saling berkirim pesan karena mendengar isu bahwa PKH dan BPNT Tahap 4 telah cair serentak.
Namun, apa yang sebenarnya terjadi?
Berikut fakta lengkap terkait berbagai laporan dana masuk ke rekening KPM pada 10 Desember 2025 sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos.
Banyak Laporan Saldo Masuk, tapi Bukan Tahap 4
Sejumlah KPM Bank Mandiri tiba-tiba menerima saldo Rp600.000.
Bahkan beberapa KPM melaporkan dana masuk dalam beberapa kali transfer, seperti:
• Rp600.000
• Rp600.000
• Rp400.000
Total mencapai Rp1.600.000 dalam satu hari.
Situasi ini membuat banyak ibu-ibu mengira bahwa pencairan Tahap 4 akhirnya dibuka. Namun setelah diverifikasi, rupanya dana tersebut adalah:
• BPNT susulan bagi pemegang KKS baru.
• BPNT validasi sistem, yaitu tambahan bantuan untuk KPM yang sebelumnya tidak tercatat sebagai penerima BPNT.
PKH Susulan Juga Mulai Masuk
Selain pencairan BPNT susulan, sejumlah komponen PKH juga telah cair, seperti:
• Anak balita: Rp750.000
• Anak SD: Rp450.000
• Komponen lainnya: Rp225.000–Rp825.000
Semua bantuan tersebut masuk ke KKS baru, bukan KKS lama.
Bagaimana dengan Tahap 4?
Sampai saat ini, belum ada satu pun bukti bahwa bantuan Tahap 4 telah cair.
Untuk memastikan, dilakukan pengecekan status penyaluran melalui SIKS-NG di tiga bank penyalur.
Status Bank Himbara Terbaru
• Mandiri: SPM (proses lanjut)
• BRI: Berhasil cek rekening
• BNI: Berhasil cek rekening
Status ini menunjukkan bahwa penyaluran sedang bergerak, tetapi belum sampai pada tahap pencairan massal.
Mengapa Baru KKS Baru yang Cair?
Penerima KKS baru biasanya melewati proses aktivasi data pada bulan sebelumnya.
Ketika sistem memvalidasi ulang, bantuan susulan seperti BPNT dan PKH otomatis masuk terlebih dahulu.
Inilah sebabnya mereka menerima dana lebih cepat.
Sementara KKS lama masih menunggu proses penjadwalan penyaluran dari pusat, termasuk Tahap 4 yang belum dirilis.
Banyak KPM berharap pencairan Tahap 4 segera terealisasi mengingat tahun 2025 hampir berakhir.
Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang pergantian tahun membuat masyarakat semakin berharap pada bantuan ini.
Isu pencairan Tahap 4 adalah hoaks sementara karena faktanya dana yang masuk hanyalah BPNT dan PKH susulan untuk KKS baru. Sampai artikel ini ditulis, belum ada satu pun laporan bahwa pencairan Tahap 4 telah dilakukan.
KPM diminta tidak panik, tidak terburu-buru ke ATM, dan menunggu informasi resmi selanjutnya.***
Editor : Eli Kustiyawati