Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dana Bansos Masuk Besar-Besaran! PKH dan BPNT 2025 Dikebut, Inilah Daerah Paling Cepat Cair Hari Ini

Khairunnisa RB • Kamis, 11 Desember 2025 | 10:10 WIB
Kartu KKS untuk mencairkan bansos
Kartu KKS untuk mencairkan bansos

RADAR BOGOR – Gelombang pencairan bantuan sosial (Bansos) kembali menghangat menjelang penutup tahun.

Pada 10 Desember 2025, sejumlah provinsi melaporkan penarikan manfaat PKH dan BPNT yang berlangsung masif setelah pemerintah mempercepat distribusi menjelang tenggat akhir.

Sebagai termin terakhir pada 2025, PKH Tahap 4 diarahkan untuk menyelesaikan seluruh kuota 10 juta KPM.

Pencairan sudah berlangsung sejak Oktober dan kini mencapai fase final dengan dana yang telah menyebar di berbagai daerah.

Besaran bantuan tetap mengacu pada regulasi resmi, mencakup dukungan untuk ibu hamil, balita, peserta didik SD hingga SMA, serta lansia.

Selain pencairan reguler, sejumlah KPM dilaporkan juga menerima bonus berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter yang merupakan bagian dari dukungan tambahan menyambut akhir tahun.

Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, daerah-daerah seperti Bali, Jawa Barat, Banten, Bengkulu, serta sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur tercatat menjadi daerah tercepat dalam proses penyaluran melalui jaringan KKS.

Bantuan pangan non-tunai sebesar Rp200.000 per bulan selama tiga bulan kembali masuk ke rekening KPM.

Momentum puncak penyaluran terjadi sejak 1–10 Desember dan diprediksi terus berlangsung hingga 15 Desember 2025.

Aktivitas bank penyalur menjadi sorotan utama:

• BNI mencatat arus penarikan paling sibuk di wilayah urban.

• BRI mendominasi penyaluran di daerah rural.

• Mandiri yang sempat mengalami keterlambatan kini mulai mengalirkan dana secara bertahap.

• BSI mempercepat distribusi di wilayah berbasis syariah.

Fenomena tersebut menunjukkan percepatan signifikan dari pemerintah untuk memastikan 18 juta lebih KPM menerima manfaat pangan sebelum tutup tahun.

Laporan terbaru menunjukkan penyaluran sudah merata di 103 kabupaten/kota. Beberapa daerah di Jawa Barat, DIY, Banten, Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi prioritas lantaran jumlah KPM yang sangat besar.

BRI terpantau mendominasi penyaluran di daerah:

– Buleleng, Karangasem, Lebak, Cianjur, Majalengka, Pangandaran, Tasikmalaya, Banjarnegara, Blora, Grobogan, Bangkalan, dan Sampang.

BNI mempercepat penyaluran di kota-kota besar:

– Denpasar, Serang, Tangerang, Yogyakarta, seluruh wilayah Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, serta Solo Raya.

Mandiri mulai mempercepat distribusi di banyak daerah yang sebelumnya mengalami antrean pencairan:

– Bogor, Garut, Jember, Kebumen, Bone, Bulukumba, Kutai Barat, Lampung Timur, Manokwari Selatan, dan puluhan daerah lainnya.

Kemensos menegaskan bahwa seluruh bank penyalur telah diarahkan untuk bekerja dalam pola percepatan maksimal, terutama untuk wilayah dengan tingkat kepadatan KPM tinggi.

Dengan dana yang mengalir tidak serentak, KPM disarankan terus memantau saldo melalui ATM, e-warong, mobile banking, atau langsung ke bank.

Pendamping sosial menjadi rujukan utama apabila nama belum tercantum dalam SP2D terbaru.

Pemerintah menyatakan bahwa penyaluran akan terus berlangsung secara bertahap namun intensif hingga batas akhir pada pertengahan Desember.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pkh