RADAR BOGOR – Perkembangan penyaluran bantuan sosial (bansos) pada 11 Desember 2025 menunjukkan aktivitas pencairan yang semakin masif, terutama bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri.
Informasi terbaru dari kanal Diary Bansos menunjukkan bahwa dana BPNT Tahap 4 kembali masuk dengan nominal Rp600.000, sekaligus munculnya beberapa variasi pencairan lain yang diterima sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Selain itu, proses validasi BLT Kesra Gelombang 2 mulai digenjot demi mengejar sisa kuota penerima. Berikut rangkuman lengkapnya.
1. BPNT Tahap 4 Rp600.000 Mulai Masuk KKS Mandiri
Gelombang pencairan BPNT Tahap 4 kembali terpantau mengalir pada 11 Desember 2025. Banyak pemegang KKS, baik kartu lama maupun baru, melaporkan masuknya saldo Rp600.000 yang umumnya dicairkan melalui Bank Mandiri.
Masuknya dana ini disebut sebagai bagian dari alokasi BPNT untuk periode Oktober, November, dan Desember yang dirapel sekaligus.
Sejumlah bukti transaksi menunjukkan dana tersebut telah aktif dan siap digunakan, baik melalui ATM maupun aplikasi perbankan.
2. Terdapat Variasi Nominal Pencairan bagi KPM Tertentu
Selain Rp600.000, beberapa KPM menerima dana dengan nominal berbeda. Fenomena ini biasanya terkait akumulasi bantuan sebelumnya atau kategori komponen tertentu dalam data bansos. Rincian variasi nominal yang terpantau antara lain:
• Rp1.600.000
Nominal ini muncul pada KKS milik KPM yang memperoleh BPNT ditambah penebalan sembako senilai Rp400.000, serta akumulasi BPNT Tahap 2 dan 3 yang baru cair secara bersamaan.
• Rp450.000
Dana ini masuk terutama ke KKS baru. Jumlah tersebut disebut sesuai dengan komponen anak SD pada Program PKH hasil validasi terbaru.
Variasi nominal ini memperlihatkan bahwa proses pencairan masih berlangsung bertahap dan menyesuaikan catatan kepesertaan masing-masing KPM.
3. Peringatan Penting: Risiko KKS Baru Terblokir
Pemegang KKS baru mendapatkan imbauan khusus terkait kemungkinan kartu terblokir. Kondisi ini dapat terjadi ketika KKS Mandiri dicek di agen bank lain seperti BRILink sebelum kartu tersebut diaktivasi dengan benar.
Jika hal ini terjadi, KPM tidak dapat melakukan transaksi dan harus datang langsung ke kantor bank untuk membuka blokiran. Agar aman, pengecekan saldo dianjurkan dilakukan di ATM Mandiri atau agen resmi sesuai bank penerbitnya.
4. Perkembangan Penyaluran BLT Kesra Gelombang 2
Proses penyaluran BLT Kesra untuk gelombang kedua saat ini memasuki tahap verifikasi kelayakan.
Dari total target penerima, sekitar 28 juta KPM telah menerima bantuan, sehingga tersisa sekitar 7 juta penerima yang akan dipenuhi melalui gelombang lanjutan.
Pengecekan data dilakukan oleh pendamping sosial serta operator SIKS-NG di desa. Setelah seluruh validasi selesai, penyaluran akan segera dilakukan.***
Editor : Eli Kustiyawati