RADAR BOGOR - Pemegang KKS kerap menemukan saldo kosong meskipun merasa masih terdaftar sebagai penerima bantuan atau KPM bansos.
Dilansir dari kanal Pendamping Sosial, situasi saldo KKS kosong ini umumnya terjadi pada KPM bansos karena adanya pembaruan data penerima, proses verifikasi terbaru, atau penilaian sistem yang menunjukkan perubahan kondisi ekonomi keluarga.
Untuk memastikan alasan pastinya KKS KPM bansos kosong, langkah paling tepat adalah menanyakan langsung kepada Dinas Sosial atau Pendamping Sosial PKH.
Mereka memiliki akses ke aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) yang dapat menampilkan status bantuan, riwayat perubahan data, serta alasan spesifik mengapa bantuan tidak cair.
1. Cara Mengetahui Penyebab Pasti Saldo Kosong
Pengecekan melalui petugas SIKS-NG adalah langkah terbaik karena:
Mereka bisa melihat data lengkap penerima.
Mereka dapat menjelaskan alasan kenapa bantuan dihentikan, apakah karena pembaruan data, ketidaksesuaian syarat, atau masalah teknis.
Mereka juga dapat memberi rekomendasi langkah perbaikan data jika masih memenuhi syarat.
2. Penyebab Saldo KKS Kosong (Bansos Tidak Cair)
Terdapat sejumlah faktor yang membuat nama seseorang keluar dari daftar penerima bantuan atau saldonya tidak terisi. Beberapa penyebab utama meliputi:
• Penyalahgunaan Bantuan
Data bisa dikeluarkan jika terindikasi menggunakan dana tidak sesuai ketentuan pemerintah. Penggunaan bantuan harus sesuai tujuan dan tidak boleh dialihkan untuk hal yang tidak terkait kebutuhan dasar.
• Terindikasi Game Online Terlarang
Akun atau identitas penerima terdeteksi digunakan untuk transaksi game online terlarang. Dalam beberapa kasus, hal ini terjadi bukan oleh penerima utama, melainkan anggota keluarga lain yang memakai data atau dompet digital dalam satu ponsel.
• Tidak Lagi Memenuhi Syarat Ekonomi atau Pekerjaan
Beberapa indikator ketidaklayakan meliputi:
• Adanya anggota keluarga dalam satu KK yang memiliki gaji di atas UMP/UMK.
• Adanya anggota keluarga yang bekerja sebagai PNS, TNI, Polri, atau P3K. Hal ini secara otomatis dapat menghentikan bantuan bagi ibu/pengurus rumah tangga dalam KK tersebut.
• Kepemilikan Aset yang Terdeteksi Sistem
Sinkronisasi DTKS dengan NIK menyebabkan verifikasi menjadi lebih ketat. Bantuan dapat dihentikan apabila ditemukan:
• Kepemilikan rumah atau tanah bersertifikat.
• Penggunaan listrik di atas 1200 VA.
• Kepemilikan mobil atau motor dengan nilai jual di atas Rp30.000.000.
• Masa Kepesertaan Telah Habis
Ada ketentuan batas maksimal kepesertaan bansos selama lima tahun untuk kategori tertentu. Jika sudah melewati periode tersebut, penerima digraduasi secara otomatis, kecuali kelompok lansia atau disabilitas yang memiliki pengecualian.
• Desil Kesejahteraan Terlalu Tinggi
Penentuan kelayakan bansos menggunakan desil kesejahteraan:
• PKH diberikan untuk keluarga pada desil 1-4.
• BPNT diberikan untuk desil 1-5.
Jika data terbaru menunjukkan keluarga berada pada desil 6 atau lebih, maka dianggap sudah mampu dan tidak lagi termasuk kelompok prioritas penerima.
3. Solusi Apabila Merasa Masih Layak Menerima Bantuan
Jika bantuan terhenti karena kesalahan data atau penilaian desil yang dianggap tidak sesuai, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan:
• Mengajukan sanggah melalui aplikasi Cek Bansos
Penerima dapat memperbarui data, mengunggah keterangan tambahan, serta meminta peninjauan ulang secara mandiri.
• Melapor ke Dinas Sosial atau Pendamping Sosial PKH
Permintaan survei ulang (ground check) dapat dilakukan apabila kondisi ekonomi sebenarnya masih masuk kategori penerima. Petugas akan melakukan pengecekan langsung untuk menyesuaikan desil kesejahteraan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga