RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler PKH BPNT di bulan Desember 2025.
Percepatan bansos mencakup termin terakhir Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4 dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4.
Dikutip dari YouTube Info Bansos, dipastikan, bansos PKH BPNT ini dijadwalkan mencapai puncak penyaluran secara massal sebelum tanggal 15 Desember 2025, sebagai upaya penuntasan bansos di akhir tahun anggaran.
1. PKH Tahap 4 Termin Terakhir: Kuota 10 Juta KPM
PKH Tahap 4 merupakan alokasi triwulan terakhir (Oktober–Desember 2025) yang menargetkan penuntasan kuota bagi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Nominal Bantuan PKH (Per Tahun)Besaran PKH bervariasi, disesuaikan dengan komponen yang dimiliki KPM.
Berikut adalah rincian nominal per tahun yang disalurkan per triwulan:
• Ibu Hamil: Rp3 juta
• Balita: Rp3 juta
• Anak SD: Rp900.000
• Anak SMP: Rp1,5 juta
• Anak SMA: Rp2 juta
• Lansia: Rp2,4 juta
Pencairan PKH dilakukan secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.
Laporan di lapangan menunjukkan dana PKH telah mulai cair serentak di banyak daerah sejak 9–10 Desember 2025.
Penting untuk KPM: Selain bantuan uang tunai, KPM yang memenuhi syarat juga dilaporkan menerima bonus tambahan berupa bantuan beras 10 kg dan minyak goreng 4 liter.
KPM didorong untuk segera menghubungi pendamping sosial setempat guna memastikan nama mereka telah terdaftar dalam SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) termin terakhir.
2. BPNT Tahap 4: Bantuan Pangan Rp600.000
BPNT Tahap 4 dengan total nilai Rp600.000 (alokasi Oktober–Desember, dengan nilai Rp200.000 per bulan) juga telah memasuki masa puncak penyaluran.
Bantuan ini disalurkan non-tunai melalui KKS dan wajib dibelanjakan untuk kebutuhan pangan.
Penyaluran BPNT berjalan dengan kecepatan berbeda antar bank Himbara:
• Bank BNI: Dilaporkan menjadi yang tercepat, aktif menyalurkan sejak awal November, terutama di wilayah perkotaan.
• Bank BRI: Aktif menyalurkan secara masif, dengan fokus di wilayah pedesaan.
• Bank Mandiri: Mulai memasukkan dana secara bertahap pada 10 Desember 2025 ke KKS KPM BPNT lama, menandakan percepatan penyaluran massal yang telah dinantikan.
• Bank BSI: Fokus beroperasi di daerah dengan mayoritas nasabah syariah.
3. Daerah Prioritas Pencairan BPNT (Per 10 Desember 2025)
Berdasarkan laporan Kemensos dan informasi di lapangan, penyaluran BPNT Tahap 4 telah merata di 103 Kabupaten/Kota secara nasional.
Berikut adalah contoh kabupaten/kota yang dilaporkan aktif melakukan penyaluran berdasarkan bank penyalur utama.
Buleleng (Bali), Lebak (Banten), Cianjur (Jawa Barat), Jawa Tengah, Jawa Timur.Bank BNIPerkotaan (Urban)Badung (Bali), Pandeglang (Banten), seluruh Kota Administrasi DKI Jakarta, Kabupaten/Kota Besar di Jawa Barat (Bandung, Bekasi, Depok).
Bank Mandiri menyusul massal Bogor, Brebes, Cilacap, Garut, Jember, Karawang, hingga Luwu Timur.
KPM bansos didorong untuk terus memantau saldo KKS masing-masing, dan segera memanfaatkan bantuan pangan yang diterima sebelum penutupan tahun 2025.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga