Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira Hari Ini, Bank Mandiri Gelontorkan Bansos ke KPM Pemegang KKS Baru, Bagaimana Nasib yang Lama?

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi. KPM menarik dana bansos menggunakan KKS.
Ilustrasi. KPM menarik dana bansos menggunakan KKS.

RADAR BOGOR - Per tanggal 11 Desember 2025, terjadi gelombang pencairan bantuan sosial (bansos) melalui KKS KPM Bank Mandiri, khususnya untuk program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Namun, kabar baik ini sementara waktu lebih terfokus pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos yang baru saja menerima atau mengaktivasi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih baru.

Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, penyaluran ini mengindikasikan upaya Kemensos, menuntaskan administrasi dan rapelan bagi KPM bansos yang baru terdaftar atau baru beralih skema penyaluran ke KKS.

Berdasarkan testimoni dari berbagai KPM di daerah, KKS baru yang diterbitkan Bank Mandiri terpantau telah menerima saldo bansos dengan nominal bervariasi, menunjukkan adanya akumulasi dan susulan:

1. Pencairan BPNT Susulan

Nominal: Rp600.000. Nominal ini kemungkinan besar merupakan BPNT alokasi tiga bulan (Tahap 4, Oktober–Desember) atau akumulasi tahap sebelumnya yang baru dicairkan.

Contoh Lokasi: Pencairan ini telah dilaporkan aktif di beberapa daerah seperti Cilacap, Jawa Tengah (terpantau sejak 9 Desember 2025).

2. Pencairan PKH Susulan (Bervariasi)

Pencairan PKH ke KKS baru sering kali datang dalam bentuk rapelan yang dikombinasikan

:PKH Komponen Tunggal: Saldo masuk terpantau sebesar Rp750.000 atau Rp760.000, yang umumnya merupakan bantuan PKH untuk komponen Anak Balita per triwulan.

PKH Beragam Komponen: Nominal besar seperti Rp975.000 (kemungkinan gabungan PKH anak balita dan anak SD) dan Rp825.000 juga dilaporkan masuk, mengindikasikan pencairan PKH susulan untuk dua komponen atau lebih.

Baca Juga: Kolaborasi Perbankan dan Media, CIMB Niaga Bekali Jurnalis Indonesia dengan Tren Jurnalistik Terbaru

3. Akumulasi Bantuan Terbesar

Nominal: Bahkan ada laporan saldo masuk mencapai Rp1.200.000 di daerah Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

Jumlah ini kemungkinan besar adalah akumulasi dari beberapa tahap BPNT atau gabungan PKH/BPNT, yang baru dapat dicairkan setelah KKS baru teraktivasi penuh.

Meskipun pencairan pada KKS baru tergolong masif, pengecekan langsung pada KKS lama (umumnya KKS Merah Putih yang sudah digunakan bertahun-tahun) menunjukkan kondisi yang berbeda.

Pencairan Bansos PKH dan BPNT yang mendominasi pada 11 Desember 2025 adalah untuk KPM yang baru menerima atau mengaktivasi KKS, menandakan adanya penuntasan administrasi dan penyaluran susulan.

KPM bansos pemilik KKS lama harus bersabar menunggu giliran pencairan tahap reguler (masuk dalam Surat Perintah Pencairan Dana/SP2D berikutnya), yang diperkirakan akan segera menyusul dalam minggu-minggu terakhir Desember 2025.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #kks