Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Dibagikan Besar-besaran, Dua Wilayah Ini Jadi yang Pertama Kebanjiran Bansos, Cek Daftarnya

Khairunnisa RB • Kamis, 11 Desember 2025 | 19:30 WIB
Ilustrasi. Penyaluran bansos beras dan minyak goreng.
Ilustrasi. Penyaluran bansos beras dan minyak goreng.

RADAR BOGOR - Kamis, 11 Desember 2025, penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) pusat memperlihatkan percepatan yang signifikan. Termasuk di dalamnya penyaluran beras dan minyak goreng.

Sejak malam sebelumnya, penerima manfaat dari program BPNT, PKH, hingga BLT Kesra mulai mendapatkan notifikasi saldo masuk. Juga adanya undangan pengambilan beras dan minyak goreng.

Kebijakan percepatan penyaluran bansos tunai maupun pagan, seperti beras dan minyak goreng ini dilakukan pemerintah untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan sebelum batas waktu akhir penyerapan anggaran.

Berbagai laporan dari lapangan menunjukkan perkembangan positif.

Penerima KKS BRI yang sudah empat tahun tidak memperoleh bantuan tiba-tiba menemukan saldo Rp900.000 masuk ke rekening mereka.

Hal serupa juga ditemukan pada banyak KKS Mandiri dan BNI yang mulai terisi untuk kategori BPNT dan BLT Kesra.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, Bogor dan Cianjur menjadi dua wilayah yang paling dahulu menerima bantuan pangan.

Warga melaporkan telah membawa pulang beras 20 kg beserta minyak goreng 4 liter dari gudang logistik.

Kelurahan dan kecamatan lainnya pun tengah mempersiapkan pembagian susulan untuk warga yang belum kebagian.

Selain bantuan pangan, penebalan bantuan sebesar Rp400.000 untuk kategori tertentu juga terpantau masuk ke rekening sejumlah KPM.

Program ini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial tambahan untuk menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang akhir tahun.

BRI, Mandiri, dan BNI disebut mendapatkan instruksi langsung untuk memprioritaskan KPM dengan KKS lama yang sempat mengalami kekosongan data.

Akibatnya, sejumlah penerima lama kembali aktif menerima bantuan setelah dilakukan validasi ulang.

Di lapangan, antrean di ATM dan kantor cabang bank juga meningkat, meski aparat dan petugas bank memastikan proses tetap tertib.

Lalu Mengapa Ada yang Belum Cair Sama Sekali?

Meski gelombang pencairan membesar, banyak warga yang masih menunggu giliran. Pemerintah menyebutkan dua penyebab utama:

1. Proses Pencairan Masih Bergulir

Karena pencairan dilakukan bertahap per kabupaten dan per desa, sebagian wilayah memang baru menerima jadwal esok hari atau beberapa hari mendatang.

2. Data Tidak Lagi Memenuhi Kriteria

Beberapa nama dikeluarkan karena adanya temuan data baru, seperti pendapatan keluarga meningkat, status pekerjaan berubah, atau ketidaksesuaian data kependudukan.

KPM yang merasa tidak menerima bantuan padahal sebelumnya rutin menerima bisa mengajukan pengecekan ulang ke desa atau dinas sosial setempat.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh bantuan akan terus disalurkan hingga gelombang akhir dan masyarakat diimbau tetap memantau informasi resmi serta mengecek saldo secara berkala.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#minyak goreng #bansos #beras