RADAR BOGOR - Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap IV tahun 2025 senilai Rp600.000 sedang berlangsung secara intensif.
Data terbaru menunjukkan bahwa KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank Mandiri menjadi kelompok yang paling banyak menerima top-up saldo sejak kemarin hingga hari ini, Kamis (11/12/2025).
Fokus pencairan pada KKS Bank Mandiri ini disinyalir merupakan bagian dari percepatan penyelesaian transfer bagi KPM yang baru ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) atau yang saldonya masih tertahan dari periode sebelumnya, mengutip dari kanal YouTube Diary Bansos.
Hanya beberapa KPM tertentu yang termasuk dalam SK penetapan bantuan sosial periode ini dan bantuannya belum cair.
Mereka baru mendapatkan kesempatan untuk pencairan tambahan kemarin dan juga hari ini.
Solusi KKS Baru yang Terblokir
Seiring dengan gencarnya pencairan, muncul masalah teknis yang kerap dialami pemegang KKS baru, kartu terblokir.
Kondisi ini sering terjadi ketika KPM mencoba mengecek atau mencairkan saldo di agen bank yang berbeda dengan bank penerbit KKS (misalnya, KKS Mandiri dicoba di agen BRI Link).
Penyebabnya adalah kartu KKS baru tersebut belum teraktivasi sepenuhnya oleh bank penyalur. Untuk mengatasi hal ini, KPM diwajibkan melakukan langkah berikut:
- Segera kunjungi kantor cabang bank penerbit KKS (misalnya Bank Mandiri).
- Laporkan status kartu terblokir untuk meminta pembukaan blokiran dan aktivasi penuh.
Menunggu Gelombang Kedua BLT Kesra
Di sisi lain, bantuan tambahan BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Rp900.000 memasuki babak baru.
Setelah disalurkan kepada 28 juta KPM di gelombang pertama, saat ini pemerintah sedang memproses pencairan untuk Gelombang Kedua.
Fokus pemerintah saat ini adalah menuntaskan proses verifikasi kelayakan yang sangat ketat.
Proses ini menyasar sekitar 7 juta penerima baru atau usulan pengganti yang bertujuan mengisi kuota total 35 juta penerima.
Proses verifikasi kelayakan ini, yang melibatkan Pendamping Sosial dan Operator Desa, ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Dengan adanya keterangan usulan pengganti di sistem, artinya daftar penerima baru sedang melalui audit kelayakan agar bantuan BLT Kesra benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
KPM diimbau bersabar. Meskipun tanggal pencairan belum ditetapkan, proses verifikasi kelayakan yang sedang berjalan menandakan bahwa BLT Kesra Gelombang II akan segera disalurkan setelah data final ditetapkan.***
Editor : Eli Kustiyawati