RADAR BOGOR – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 mulai menunjukkan percepatan besar di seluruh Indonesia.
Dilansir dari kanal Info Bansos, proses pengesahan data di SIKS-NG telah mencapai tahap akhir sehingga dana sebesar Rp600.000 mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara bertahap di ratusan daerah.
Pergerakan paling masif terlihat pada KKS Bank Mandiri, disusul BRI, BNI, dan BSI, dengan target seluruh penyaluran rampung sebelum 15 Desember 2025.
1. Status Terbaru Penyaluran BPNT Tahap 4
Penyaluran memasuki fase intensif dengan fokus pada pemerataan saldo Rp600.000 yang merupakan akumulasi tiga bulan bantuan.
Pemerintah memastikan bahwa progres ini berjalan berdasarkan data final SIKS-NG yang sudah hampir sepenuhnya disahkan sehingga penyaluran diharapkan selesai sebelum tenggat pertengahan Desember.
2. Mandiri Menjadi Penyalur yang Paling Cepat
Bank Mandiri mencatat progres penyaluran paling besar sejak 9–10 Desember. Sekitar 70 persen keluarga penerima manfaat di wilayah prioritas telah menerima dana masuk ke KKS.
Laju ini menjadikan Mandiri sebagai pusat pergerakan penyaluran tahap awal di banyak daerah.
3. Perkembangan Penyaluran Lewat Bank BRI
Bank BRI mulai bergerak cepat setelah memasuki status Standing Instruction (SI) pada 5 Desember. Fokus penyaluran berada pada KKS lama di Pulau Jawa dan Sumatera.
Hingga kini, progresnya berada pada kisaran 40–50 persen dan diperkirakan meningkat drastis menjelang pertengahan Desember.
4. BNI Mempercepat Penyaluran di Jawa Timur dan Kalimantan
KKS BNI menunjukkan percepatan signifikan sejak 7 Desember, terutama di Jawa Timur dan sejumlah wilayah Kalimantan.
Progres penyaluran tercatat telah mencapai 60 persen dan diprediksi terus bertambah seiring finalisasi distribusi data penerima.
5. BSI Menyusul untuk Wilayah Syariah
BSI, yang menjadi penyalur utama bagi Aceh dan wilayah berbasis syariah lainnya, diperkirakan mencapai puncak pencairan pada 11–12 Desember 2025. Aktivitas penyaluran mulai terlihat meningkat sejak awal pekan.
6. Daerah yang Sudah Terpantau Cair
Sejumlah daerah melaporkan saldo sudah masuk ke KKS, terutama:
- Mojokerto dan Malang di Jawa Timur, dengan progres mencapai 70 persen.
- Purbalingga dan Sragen di Jawa Tengah, berada di sekitar 60 persen.
- Bogor dan Ciamis di Jawa Barat, mencatat progres sekitar 50 persen.
- Makassar dan Medan mulai menerima penyaluran meski dalam jumlah kecil.
Selain itu, daerah lain seperti Bombana, Bone, Brebes, Cilacap, Garut, Jember, Karawang, Lampung Timur, hingga Keerom di Papua diperkirakan menyusul secara bertahap.
7. Cara yang Disarankan untuk Mengecek Saldo KKS
Keluarga penerima manfaat dianjurkan memeriksa saldo melalui aplikasi mobile banking seperti Livin’ by Mandiri, BRImo, BNI Mobile, atau BSI Mobile agar tidak perlu bolak-balik ke ATM.
Jika aplikasi tidak tersedia, pengecekan melalui ATM atau agen bank tetap menjadi pilihan. Untuk memastikan status penerimaan, masyarakat dapat mengecek melalui situs cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data identitas.
8. Tambahan Informasi Penting untuk KPM
Beberapa penerima dilaporkan menerima nominal lebih dari Rp600.000 karena penyaluran BPNT kadang digabung dengan bantuan PKH sehingga saldo bisa mencapai Rp1.200.000.
Jika kartu KKS mengalami pemblokiran, penerima diminta segera mengurusnya di kantor cabang bank terkait. Momentum 11 Desember 2025 menjadi fase penting karena pemerintah mendorong percepatan penyaluran agar target selesai pertengahan bulan.***
Editor : Eli Kustiyawati