Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lebih dari 50 Kabupaten Terpantau Cairkan Bansos BPNT Rp600 Ribu, Dua Daerah Ini Mendominasi untuk KKS Lama

Khairunnisa RB • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:37 WIB
KPM mengambil bantuan BPNT dan beras 20 kg
KPM mengambil bantuan BPNT dan beras 20 kg

RADAR BOGOR – Penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 4 memasuki momentum yang paling ditunggu jutaan keluarga penerima manfaat.

Sejak awal pekan, beragam laporan bermunculan dari berbagai provinsi mengenai bertambahnya saldo bantuan hingga Rp600.000 sekaligus untuk periode Oktober–Desember 2025.

Fenomena ini langsung menarik perhatian, terutama bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama Bank Mandiri yang kini mulai merasakan pencairan bansos setelah melewati fase verifikasi dan pengesahan data pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

Penyaluran tahap 4 ini telah dijadwalkan berlangsung sejak akhir November dengan tenggat penyelesaian maksimal 15 Desember.

Kementerian Sosial memastikan seluruh proses dilakukan bertahap untuk menghindari penumpukan transaksi dan memastikan akurasi data.

Meskipun sejumlah bank seperti BNI, BRI, dan BSI lebih dahulu merealisasikan pencairan, Mandiri kini menyusul dengan peningkatan progres yang sangat signifikan.

Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, lonjakan laporan pencairan paling banyak datang dari wilayah Jawa.

Mojokerto dan Malang menjadi daerah dengan frekuensi tertinggi, bahkan mencapai 70% untuk KKS lama.

Sejumlah warga mengungkapkan rasa lega dapat kembali memenuhi kebutuhan bahan pangan menjelang akhir tahun.

Purbalingga, Sragen, Bogor, dan Ciamis juga berada dalam daftar wilayah dengan progres pencairan cepat, disusul daerah lain di Sumatera dan Sulawesi seperti Medan dan Makassar.

Selain Mandiri, bank penyalur lainnya turut mengejar target.

BRI sudah mengaktifkan standing instruction sejak 5 Desember, sementara BNI memaksimalkan penyaluran sejak 7 Desember, khususnya di Jawa Timur dan Kalimantan.

Bank BSI pun memasuki puncak proses pada 11–12 Desember dengan capaian sekitar 50%.

Lebih dari 50 kabupaten telah terpantau menerima gelombang pencairan, mulai dari Bogor, Brebes, Gorontalo Utara, Jember, Karawang, Kebumen, Kepulauan Meranti, Lampung Timur, hingga Minahasa Selatan.

Proses ini diprioritaskan berdasarkan stabilitas data dan kesiapan daerah.

Dengan total 18 juta KPM menjadi sasaran program, pemerintah memastikan tidak ada penerima yang dilewatkan.

Bagi masyarakat yang belum menerima dana, anjuran utama adalah melakukan pengecekan berkala melalui aplikasi perbankan seperti Livin’ by Mandiri, BRImo, BNI Mobile, atau BSI Mobile.

Alternatif lainnya adalah pengecekan langsung melalui ATM maupun agen bank terdekat.

Untuk memastikan status keaktifan data, situs cekbansos.kemensos.go.id tetap menjadi akses resmi verifikasi.

Program BPNT merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga rentan.

Dengan nilai bantuan Rp600.000 pada tahap ini, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok hingga akhir tahun tanpa beban tambahan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperbaiki stabilitas data dan memastikan penyaluran bansos tahun 2026 berjalan lebih optimal.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan