Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bansos Rp600.000 Masuk ke KKS KPM, Undangan Bantuan Pangan Disebar Hari Ini, Siapa Saja yang Masuk Gelombang Kedua?

Khairunnisa RB • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:40 WIB
Ilustrasi. KPM mengambil penyaluran bansos tanpa KKS yaitu bantuan pangan.
Ilustrasi. KPM mengambil penyaluran bansos tanpa KKS yaitu bantuan pangan.

RADAR BOGOR - Pada 12 Desember 2025 menjadi hari yang ditunggu jutaan KPM bantuan sosial (bansos) yang menunggu pencairan melalui KKS dan menunggu adanya bantuan pangan.

Melansir YouTube Kabar Bansos, pemerintah mulai menyalurkan tiga jenis bantuan sekaligus ke KPM, yakni BLT Kesra Rp900.000, BPNT Rp600.000, serta bantuan pangan beras dan minyak goreng gelombang kedua.

Fenomena saldo bansos masuk mendadak membuat banyak KPM berbondong-bondong mengecek rekening atau saldo KKS masing-masing.

Penyaluran BLT Kesra tahap kedua dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Meskipun sebagian KPM mendapatkan undangan, tidak sedikit yang tidak menerima surat, namun ternyata tetap terdaftar sebagai penerima.

Pihak kantor pos menegaskan bahwa pengecekan langsung menggunakan NIK dapat dilakukan untuk memastikan status penerima. Jika NIK tercatat, pencairan dapat dilakukan saat itu juga.

Dilansir dari kanal YouTube KABAR BANSOS, penyaluran BPNT susulan memasuki tahap keempat dan mulai masuk ke rekening KKS Merah Putih milik KPM.

Saldo bantuan Rp600.000 telah terkonfirmasi muncul di berbagai daerah, khususnya pengguna KKS Bank Mandiri.

Penyaluran dilakukan bertahap untuk memastikan tidak terjadi gangguan sistem.

Program bantuan pangan juga memulai distribusi gelombang kedua.

Undangan pencairan mulai disebarkan hari ini kepada KPM yang tidak masuk daftar penerima gelombang pertama.

Baca Juga: Liburan Natal dan Tahun Baru Seru di AEON Mall Sentul City, Hadirkan Program Dreamy Blue Wonderland

Program ini menjadi bantuan tambahan untuk menekan kenaikan harga pangan menjelang akhir tahun.

PIP tahap keempat untuk tahun ajaran 2025 kini memasuki masa pencairan.

Banyak sekolah telah melaporkan dana masuk ke rekening siswa penerima.

Bantuan PIP tetap bersifat satu kali setahun, sehingga keluarga yang sudah mencairkan sebelumnya tidak perlu melakukan pengecekan ulang.

Melihat dampak besar program kesejahteraan nasional, pemerintah memastikan sejumlah bantuan tetap berjalan pada 2026. Program tersebut antara lain:

1. PKH untuk keluarga rentan

2. BPNT untuk pemenuhan pangan pokok

3. Permakanan lansia tunggal & disabilitas tunggal

4. PIP untuk siswa sekolah

5. Program makan bergizi gratis

6. Bantuan beras & minyak goreng tambahan

Keputusan lanjutan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat jaring perlindungan sosial.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #kks #bantuan pangan