Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mulai dari PKH dan BPNT, Inilah Daftar Bansos yang Dipastikan Tetap Lanjut di 2026

Khairunnisa RB • Jumat, 12 Desember 2025 | 16:21 WIB
Ilustrasi. KPM bansos PKH BPNT dapat BLT Kesra.
Ilustrasi. KPM bansos PKH BPNT dapat BLT Kesra.

RADAR BOGOR — Penyaluran bansos BLT Kesra tahap kedua akhirnya dimulai hari ini dan langsung memicu antrean dari KPM PKH BPNT di berbagai kantor pos se-Indonesia.

Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH BPNT melaporkan adanya saldo masuk Rp900.000 meskipun mereka tidak menerima surat undangan, sehingga imbauan untuk segera melakukan pengecekan NIK semakin santer.

Informasi dari sejumlah daerah menunjukkan bahwa kantor pos menerima banyak KPM PKH BPNT yang awalnya tidak tercatat sebagai penerima bansos pada tahap pertama.

Setelah dicek melalui sistem internal, NIK mereka ternyata terdaftar, dan pencairan langsung dilakukan di tempat.

KPM cukup membawa:

• KTP

• Kartu Keluarga

• NIK yang masih aktif dan sesuai data Kemensos

Kondisi ini menandakan bahwa verifikasi penerima BLT Kesra masih terus diperbarui agar penyaluran tahap kedua tepat sasaran.

Dilansir dari kanal YouTube Kabar Bansos, selain BLT Kesra, KPM BPNT juga mendapat kabar baik.

Bantuan BPNT susulan gelombang ketiga untuk Desember mulai dicairkan ke rekening KKS Bank Mandiri sejak pagi.

Banyak KPM melaporkan saldo Rp600.000 telah muncul pada layanan ATM dan e-warung.

Penerima BPNT diminta rutin mengecek saldo, karena penyaluran dilakukan secara bertahap di setiap daerah.

Program bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter kembali disalurkan dalam gelombang kedua.

Undangan pengambilan mulai dibagikan RT dan kelurahan.

Namun gelombang ini hanya diperuntukkan bagi KPM yang belum menerima bantuan di gelombang pertama.

Proses penyaluran dilakukan oleh tim distribusi resmi dengan titik pengambilan di kantor desa, kelurahan, atau gudang logistik yang telah ditentukan.

Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD–SMA memasuki tahap penyaluran keempat.

Sejumlah sekolah sudah mengonfirmasi dana bantuan mulai masuk ke rekening pelajar penerima.

PIP hanya dicairkan satu kali setahun, sehingga siswa yang sudah menerima pada awal 2025 tidak akan mendapatkan pencairan ulang.

Kabar menggembirakan datang dari pemerintah yang memastikan beberapa program tetap berlanjut pada 2026, di antaranya:

• PKH

• BPNT/Sembako

• Permakanan Lansia & Disabilitas

• Program Indonesia Pintar

• Makan Bergizi Gratis untuk Siswa

• Bantuan beras dan minyak goreng tambahan

Konsistensi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat dan menekan kerentanan ekonomi rumah tangga.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh