RADAR BOGOR – Percepatan luar biasa terjadi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) menjelang pertengahan Desember.
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 senilai Rp600.000 (alokasi 3 bulan) dilaporkan telah mencapai penyelesaian 85 persen hingga 90 persen secara nasional.
Kabar baik ini tidak hanya mencakup bantuan tunai, tetapi juga paket pangan berupa beras dan minyak goreng yang sedang digenjot penyalurannya, mengutip dari kanal YouTube Info Bansos.
Puncak pencairan BPNT di Bank Mandiri dan BRI per 12 Desember 2025, laporan saldo masuk BPNT Tahap 4 Rp600.000 datang dari lebih dari 100 kabupaten.
KKS Lama dan Bank Penyalur Cepat
Pencairan BPNT kini didominasi oleh dua bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) utama:
• Bank Mandiri
Dilaporkan menjadi bank yang paling ramai di media sosial, dengan banyak KPM mengonfirmasi saldo masuk secara serentak, baik untuk KKS lama maupun KKS baru.
• Bank BRI
Bank BRI juga ikut menyalurkan dana secara masif, terutama di wilayah seperti Bogor dan Sragen.
KPM di Jawa Barat (seperti Bogor dan Cianjur) dan Jawa Tengah (seperti Sragen) menjadi wilayah yang paling cepat melaporkan adanya pencairan.
Bagi KPM yang belum menerima, diharapkan bersabar karena Kemensos menargetkan penyelesaian menyeluruh sebelum 15 Desember 2025.
Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Selain bantuan uang tunai, KPM BPNT/PKH juga berhak menerima paket pangan di akhir tahun.
Progres penyaluran paket ini sudah mencapai 80 persen hingga 90 persen secara nasional.
Setiap KPM menerima 20 kg beras medium dan 4 liter minyak goreng (Migor Kita) yang disalurkan melalui Bulog di balai desa atau kelurahan.
Untuk jadwal besok, 13 Desember 2025, penyaluran beras dan minyak goreng dijadwalkan lebih besar lagi, fokus ke daerah yang belum tersentuh seperti Sumatera dan wilayah timur.
KPM diimbau untuk segera membawa surat undangan saat mengambil paket pangan agar tidak terlewat.
Dana Sekolah hingga Rp1,8 Juta Gencar Cair
Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) atau bantuan pendidikan juga masuk dalam gelombang pencairan akhir tahun ini.
Bantuan PIP Termin 3 dilaporkan gencar disalurkan, terutama untuk anak sekolah dari keluarga kurang mampu.
Nominal terbesar untuk siswa SMA/SMK kelas 10 dan 11, yaitu berhak mendapatkan hingga Rp1,8 juta per tahun.
Bank Penyalur PIP:
• Bank BRI, umumnya digunakan untuk pencairan jenjang SD dan SMP.
• Bank BNI, umumnya digunakan untuk jenjang SMA/SMK.
• Bank BSI, khusus di wilayah Aceh.
KPM yang memiliki rekening pasif atau terblokir diminta untuk segera mengaktifkan rekening mereka di bank terkait agar dana pendidikan anak tidak hangus.
Laporan pencairan besar-besaran datang dari Grobogan (Jawa Tengah), Lombok (NTB), dan seluruh wilayah Sumatera.***
Editor : Eli Kustiyawati