RADAR BOGOR - Pencairan bansos program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 untuk periode Oktober hingga Desember 2025 mulai direalisasikan secara luas per pertengahan Desember untuk KPM.
Bansos BPNT ini menjadi salah satu program bansos bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Soal penyaluran bansos BPNT ke KPM tersebut akan dijelaskan secara lengkap sebagai berikut melansir kanal Info Bansos.
1. Jenis Bantuan dan Besaran Nominal
BPNT Tahap 4 merupakan bantuan pangan yang diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Oktober, November, dan Desember 2025.
Setiap KPM menerima alokasi Rp200.000 per bulan, sehingga total saldo yang dicairkan mencapai Rp600.000.
Dana ini ditujukan khusus untuk pemenuhan kebutuhan pangan pokok dan tidak diperkenankan digunakan untuk keperluan di luar ketentuan program.
2. Waktu dan Pola Pencairan
Penyaluran BPNT Tahap 4 telah dimulai secara bertahap sejak awal Desember 2025. Namun, pencairan dalam jumlah besar terjadi pada minggu kedua Desember, terutama pada tanggal 13 hingga 14 Desember.
Pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran dapat diselesaikan sebelum akhir tahun, dengan estimasi paling lambat antara tanggal 15 sampai 20 Desember 2025 agar bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh KPM.
3. Progres Penyaluran Secara Nasional
Secara nasional, penyaluran BPNT Tahap 4 diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen.
Fokus pencairan saat ini berada pada rekening Kartu Keluarga Sejahtera yang terhubung dengan bank Himbara, khususnya Bank BNI.
Banyak KPM pemegang KKS BNI lama dilaporkan sudah menerima saldo bantuan secara penuh, menandakan proses distribusi berjalan relatif lancar.
4. Daftar Daerah yang Sudah atau Sedang Cair
Pencairan BPNT Tahap 4 terpantau berlangsung di lebih dari 50 kabupaten dan kota.
Di Jawa Barat, wilayah yang dilaporkan cair antara lain Kabupaten Bandung, Cirebon, Indramayu, Sukabumi, Bandung Barat, Karawang, Kuningan, Purwakarta, Bogor, Sumedang, serta Kota Bandung, Kota Bekasi, dan Kota Tasikmalaya.
Di Jawa Timur, pencairan terjadi di Kabupaten Malang, Probolinggo, Tuban, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Pasuruan, Pamekasan, Ngawi, Jombang, Sidoarjo, Bondowoso, Mojokerto, Blitar, Banyuwangi, Ponorogo, Lumajang, Tulungagung, Situbondo, serta Kota Surabaya.
Sementara itu di Jawa Tengah, BPNT Tahap 4 dilaporkan cair di Kabupaten Pemalang, Magelang, Klaten, Wonosobo, Tegal, Sragen, Wonogiri, Boyolali, Rembang, Karanganyar, serta wilayah Semarang dan Solo.
Untuk wilayah lainnya, pencairan juga terpantau di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, Kota Tangerang di Banten, Kabupaten Bantul di DI Yogyakarta, Kabupaten Deli Serdang di Sumatera Utara, serta beberapa wilayah prioritas lain seperti Bali dan Bengkulu.
5. Cara Cek Saldo BPNT Tahap 4
KPM dapat mengecek saldo BPNT Tahap 4 melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penyalur, khususnya BNI Mobile dengan melihat menu cek saldo atau mutasi rekening.
Selain itu, pengecekan juga dapat dilakukan melalui mesin ATM terdekat atau dengan memeriksa status kepesertaan bantuan sosial melalui laman resmi Kementerian Sosial.
Jika saldo belum terlihat, KPM disarankan menunggu dalam rentang waktu 1x24 jam karena proses pencairan masih berlangsung bertahap.
6. Catatan Penting bagi KPM
Dana BPNT hanya boleh digunakan untuk pembelian bahan pangan sesuai ketentuan program.
KPM diimbau untuk tidak terburu-buru panik apabila saldo belum masuk karena penyaluran dilakukan secara bertahap dan bergelombang.
Pastikan data kependudukan dan rekening KKS masih aktif agar proses pencairan tidak mengalami kendala.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga