RADAR BOGOR - Penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 lewat KKS kembali menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Pasalnya, sejak pertengahan Desember 2025, saldo bansos BPNT sebesar Rp600.000 dilaporkan mulai cair ke KKS secara masif di puluhan kabupaten dan kota di Indonesia.
Kabar cair bansos BPNT ke KKS ini tentu disambut antusias oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menunggu pencairan sejak awal bulan.
Berdasarkan informasi terbaru hingga 14 Desember 2025, Kementerian Sosial memastikan bahwa BPNT tahap 4 untuk periode Oktober–Desember 2025 sedang dalam proses penyaluran besar-besaran.
Nominal bantuan tetap sama, yakni Rp200.000 per bulan, yang diakumulasikan menjadi Rp600.000 sekali cair.
Gelombang Besar Pencairan Terjadi Minggu Kedua Desember
Meski proses penyaluran sudah dimulai sejak awal Desember, laporan lapangan menunjukkan bahwa gelombang pencairan terbesar terjadi pada minggu kedua, khususnya sejak 13–14 Desember 2025.
Banyak KPM mengaku saldo BPNT mereka tiba-tiba masuk tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Secara nasional, progres pencairan disebut telah mencapai sekitar 80%, dengan target penyelesaian sebelum akhir tahun atau paling lambat pada 15–20 Desember 2025.
BNI Jadi Bank Penyalur Paling Gencar, KKS Lama Kebagian
Menariknya, laporan terbanyak datang dari KPM pengguna KKS lama Bank BNI. Banyak yang sebelumnya khawatir tidak kebagian, kini justru menjadi prioritas utama penyaluran susulan.
Baca Juga: PMI Kota Bogor Evaluasi Program, Siapkan Penguatan Layanan Kemanusiaan 2026
Bank Himbara, khususnya BNI, memang disebut sedang mengebut penyelesaian pencairan untuk memastikan seluruh KPM menerima haknya sebelum akhir Desember.
Daerah dengan Pencairan Paling Cepat
Sejumlah wilayah dilaporkan menjadi daerah dengan pencairan tercepat dan paling masif, antara lain:
• Jawa Barat: Bandung, Bogor, Bekasi, Sukabumi, Indramayu
• Jawa Tengah: Sragen, Cilacap, Semarang, Solo
• Jawa Timur: Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik
• Banten dan Bengkulu
• Bali
Di beberapa wilayah Jawa Barat, progres penyaluran bahkan telah mencapai 90%, sementara Jawa Tengah dan Jawa Timur berada di kisaran 85%.
Cara Cek Saldo BPNT Rp600.000
Bagi KPM yang belum mengecek saldo, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
1. Melalui BNI Mobile
Baca Juga: Dari Hama Jadi Berkah: Inovasi Petani Desa Kalongliud Jawab Tantangan Ketahanan Pangan
• Login menggunakan NIK atau nomor HP terdaftar
• Pilih menu rekening → cek saldo/mutasi
• Cari transaksi BPNT tahap 4 sebesar Rp600.000
2. Lewat ATM BNI
• Masukkan KKS lama
• Cek saldo seperti biasa
3. Website Resmi Kemensos
• Akses cekbansos.go.id
• Masukkan data sesuai KTP
Jika saldo belum masuk, masyarakat diminta tidak panik, karena proses masih berjalan dan bisa masuk kapan saja, bahkan dalam hitungan jam.
Penarikan dan Peruntukan Bantuan
Setelah saldo masuk, dana BPNT dapat ditarik atau digunakan sesuai ketentuan, yakni untuk kebutuhan pangan.
Pemerintah mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan secara bijak sesuai tujuan program.
Dengan pencairan yang masih terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan, KPM diimbau rutin mengecek saldo dan mengikuti informasi dari pendamping sosial maupun dinas setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga