RADAR BOGOR – Kementerian Sosial dan Pos Indonesia memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) berlangsung lancar dan tepat sasaran.
Berdasarkan proses verifikasi data yang diperbarui hingga pertengahan Desember 2025, bantuan sosial (bansos) disalurkan secara optimal.
Pos Indonesia menyatakan komitmennya untuk menyokong pelaksanaan program bansos BLT Kesra.
Hal tersebut merupakan sinergi Pos Indonesia dengan Kementerian Sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan yang berada pada Desil 1–5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
BLT Kesra merupakan bansos nonreguler sebesar Rp300 ribu per bulan. Bantuan tersebut cair sekaligus untuk periode Oktober–Desember 2025 dengan total Rp900 ribu. Bansos yang berkarakteristik situasional ini hanya cair satu kali.
Target penyelesaian verifikasi data ditetapkan pada 17 Desember 2025. Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei ground check terhadap jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bansos tepat sasaran sebelum penyaluran BLT Kesra pada 18 Desember 2025.
“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Saifullah Yusuf meninjau proses penyaluran BLT Kesra di Kantor Pos Jatinegara pada 10 Desember 2025 bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Pos Indonesia, Haris.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos berlangsung tertib, tepat sasaran, dan proporsional sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Untuk tahun 2026, belum ada kabar terbaru terkait ada atau tidaknya BLT Kesra. Jika terdapat bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT), maka penamaannya akan berbeda.
BLT Kesra diselenggarakan berdasarkan situasi ekonomi sehingga bersifat situasional.***
Editor : Eli Kustiyawati