Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Progres Penyaluran Bansos, Bank BNI Unggul 80 Persen, BRI Masih Senyap! Cek Wilayah Prioritas Pencairan BPNT Rp600 Ribu hingga Rp1,2 Juta Hari Ini

Kholikul Ihsan • Selasa, 16 Desember 2025 | 06:21 WIB
Beberapa KPM melakukan penarikan dana bansos BPNT Rp600 ribu.
Beberapa KPM melakukan penarikan dana bansos BPNT Rp600 ribu.

RADAR BOGOR – Proses pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 (Oktober–Desember 2025) seakan menjadi ajang adu kecepatan di antara bank-bank penyalur Himbara.

Bank BNI memimpin jauh dengan bertanggung jawab atas 80 persen laporan sukses pencairan dana bansos, dengan nominal bervariasi mulai dari Rp600.000 hingga Rp1,2 juta.

Sementara itu, Bank Mandiri dan BSI menunjukkan progres signifikan di wilayah Indonesia Timur.

Di sisi lain, KPM pemegang Kartu KKS Bank BRI dilaporkan masih minim laporan saldo masuk, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai urutan prioritas penyaluran bank di sisa bulan Desember ini.

Data Pencairan di Pulau Jawa Mencapai 90 Persen

Dikutip dari kanal YouTube INFO BANSOS, berdasarkan pantauan data lapangan, Bank BNI terbukti menjadi bank paling aktif dalam menyalurkan BPNT Tahap 4 pada pertengahan Desember ini.

Kecepatan tersebut terutama didorong oleh penyaluran masif di Pulau Jawa.

Laporan KPM dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menunjukkan progres pencairan KKS BNI mencapai 90 persen di wilayah tersebut.

BNI tidak hanya fokus pada BPNT murni senilai Rp600.000, tetapi juga pada KPM yang baru tervalidasi atau pemegang KKS baru yang menerima akumulasi dana besar, mulai dari Rp1 juta hingga Rp1,2 juta.

KPM di Pulau Jawa yang memegang KKS BNI dan belum menerima pencairan diimbau untuk bersabar karena proses dilakukan secara bertahap, meskipun progresnya terbilang sangat cepat.

Fokus Bank Mandiri dan BSI: Pergeseran Prioritas ke Wilayah Timur

Sementara BNI mendominasi penyaluran di Pulau Jawa, bank penyalur lain mulai menunjukkan fokus geografis berbeda, khususnya untuk mengejar ketertinggalan penyaluran di wilayah yang sulit dijangkau.

• Bank Mandiri: Progres Mandiri meningkat 10 persen hari ini dengan fokus penyaluran ke wilayah Indonesia Timur, seperti NTT (Kupang) dan Maluku (Ambon).

KKS baru Mandiri di wilayah tersebut berhasil mencairkan BPNT murni sebesar Rp600.000 serta dana akumulasi Rp1 juta.

• Bank BSI: Bank Syariah Indonesia yang dominan di Aceh melaporkan progres pencairan BPNT Rp600.000 telah mencapai 85 persen, sehingga memberikan kepastian kepada KPM di wilayah tersebut.

• Pengecualian BRI: Bank BRI, sebagai salah satu bank Himbara utama, dilaporkan masih relatif sepi hingga malam ini.

KPM Bank BRI diperkirakan akan menerima giliran pencairan pada batch atau gelombang penyaluran berikutnya.

Identifikasi KPM yang Berhak atas Rp1,2 Juta

Pencairan BPNT Tahap 4 hari ini tidak hanya soal kecepatan bank, tetapi juga terkait identifikasi KPM yang berhak menerima bantuan ganda atau dana akumulasi. Berikut penjelasannya:

• Penerima multibansos, yakni KPM yang menerima dana ganda dengan nominal Rp1,2 juta hingga Rp1,9 juta karena mendapatkan BPNT Tahap 4 sekaligus terdaftar sebagai penerima PKH Termin 7, seperti yang ditemukan di wilayah Denpasar dan Makassar.

• Penerima KKS baru memperoleh dana ganda sebesar Rp1.000.000, merupakan akumulasi BPNT dan Bantuan Penebalan Sembako Rp400.000. Kondisi ini umumnya dialami oleh KPM yang baru tervalidasi atau mengalami peningkatan status kepesertaan.

KPM yang menerima dana akumulasi tersebut didorong untuk segera memanfaatkan bantuan, mengingat bantuan ini merupakan bansos akhir tahun yang bersifat multibansos.

Jangan Panik Jika Belum Cair

• Perhatikan bank: Jika KKS Anda berasal dari Bank BRI, disarankan bersabar karena penyaluran bank tersebut kerap berada pada gelombang akhir.

• Cek berkala: Proses pencairan berlangsung sepanjang hari hingga malam. Lakukan pengecekan secara rutin melalui ATM atau agen bank.

• Bulan krusial: Penyaluran akan terus berlanjut hingga akhir Desember 2025. Kementerian Sosial (Kemensos) mengimbau KPM agar tidak panik dan memanfaatkan waktu tersisa untuk memastikan saldo masuk sebelum tahun anggaran ditutup.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan