RADAR BOGOR - Kabar gembira sekaligus peringatan penting datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial di seluruh Indonesia.
Kementerian Sosial Republik Indonesia resmi merilis informasi krusial terkait penyaluran bantuan sosial tahap keempat tahun 2025, yang menjadi tahap terakhir di tahun ini.
Informasi ini wajib disimak terutama bagi KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang hingga kini belum menerima dana bantuan.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, pada Senin, 15 Desember 2025, penyaluran bansos kembali bergerak.
Beberapa bank penyalur mulai mencairkan bantuan susulan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Namun di balik kabar cairnya bansos, terselip pesan tegas dari Kemensos yakni batas akhir pencairan tinggal hitungan hari.
Melalui surat edaran resmi yang dirilis pada pertengahan Desember 2025, Kementerian Sosial menegaskan bahwa penyaluran PKH tahap keempat alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 telah disalurkan kepada sekitar 10 juta KPM melalui bank Himbara, BSI, serta PT Pos Indonesia.
Dalam surat tersebut, Kemensos meminta Dinas Sosial kabupaten/kota dan para pendamping PKH untuk aktif memastikan KPM segera melakukan pencairan dana.
Batas waktu yang diberikan sangat jelas dan tidak bisa diperpanjang, yakni paling lambat 31 Desember 2025.
Jika dana tidak ditarik hingga tenggat waktu tersebut, KPM berpotensi kehilangan hak pencairan bantuan tahap keempat.
Bagaimana dengan BPNT? Ini Jawaban yang Ditunggu
Lalu bagaimana nasib KPM BPNT yang hingga pertengahan Desember masih belum menerima bantuan?
Hingga saat ini, belum ada surat edaran resmi percepatan BPNT seperti yang diterbitkan untuk PKH. Namun, harapan tetap ada.
Penyaluran BPNT susulan mulai terpantau di sejumlah wilayah, terutama bagi KPM peralihan dari Pos ke KKS.
Bahkan, beberapa penerima melaporkan saldo masuk hingga Rp600.000 sampai Rp1.000.000, termasuk dana penebalan sebesar Rp400.000.
Di wilayah Cirebon, sejumlah KPM pengguna KKS BNI baru melaporkan pencairan bantuan tahap kedua dan ketiga yang cair bersamaan.
Ada pula yang menerima Rp600.000 untuk BPNT tahap ketiga, setelah sebelumnya tahap kedua sudah dicairkan.
Fenomena ini menandakan bahwa penyaluran BPNT masih berjalan, meski belum merata.
Tak Hanya PKH dan BPNT, PIP Juga Cair
Kabar baik lainnya datang dari dunia pendidikan.
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dilaporkan cair di beberapa wilayah, khususnya di Aceh.
Dana PIP masuk ke rekening SimPel atau KIP siswa setelah aktivasi dilakukan.
Nominal bantuan bervariasi:
• SMA: Rp1.800.000
• SMP: Rp750.000
• SD: Rp450.000
Bagi siswa yang namanya masih tercantum dalam SK nominasi dan telah aktivasi rekening, saldo sudah bisa dicek sekarang juga.
Dengan waktu yang semakin sempit menuju akhir tahun, KPM diimbau tidak menunda pencairan.
Cek KKS secara berkala, pantau saldo, dan segera lakukan transaksi sebelum 31 Desember 2025.
Bantuan sosial adalah hak, tapi juga tanggung jawab untuk segera dimanfaatkan sesuai tujuan program.***
Editor : Eli Kustiyawati