Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bansos KPM Bervariasi Masuk Rekening, Ini Rincian Rp400 Ribu, Rp600 Ribu, hingga Rp900 Ribu

Yosi Alfa Resti • Selasa, 16 Desember 2025 | 11:47 WIB
Ilustrasi pencairan bansos
Ilustrasi pencairan bansos

RADAR BOGOR – Masuknya saldo bantuan sosial (bansos) ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kembali menjadi perhatian masyarakat.

Terutama bagi KPM yang baru menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) hasil peralihan penyaluran dari PT Pos Indonesia ke bank penyalur, khususnya Bank BNI, pada periode Oktober hingga November 2025.

Dikutip dari unggahan YouTube Diary Bansos, banyak KPM melaporkan nominal saldo bantuan yang berbeda-beda, mulai dari Rp400.000, Rp600.000, hingga Rp900.000.

Perbedaan saldo bantuan tersebut bukan tanpa sebab. Nominal yang masuk ke rekening KPM menyesuaikan dengan jenis bantuan, tahap pencairan, serta periode bantuan yang diterima oleh masing-masing keluarga penerima.

Saldo bantuan sebesar Rp400.000 disimpulkan sebagai bantuan penebalan BPNT (Bantuan Pangan Nontunai) untuk periode Juni–Juli 2025.

Bantuan penebalan ini diberikan sebagai tambahan dukungan pangan kepada KPM, khususnya dalam kondisi tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dana bantuan yang masuk tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan melalui agen e-warung atau agen lainnya di luar e-warung yang telah ditentukan.

Sementara itu, saldo Rp600.000 yang diterima sebagian KPM disimpulkan berasal dari BPNT tahap kedua untuk periode April, Mei, dan Juni 2025.

Dengan skema penyaluran Rp200.000 per bulan, total bantuan yang diterima KPM pada periode ini mencapai Rp600.000. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu ketahanan pangan keluarga penerima manfaat.

Adapun saldo bantuan terbesar, yakni Rp900.000, merupakan BLT Sembako atau BLT Kesra untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025.

Bantuan Langsung Tunai ini diberikan sebagai dukungan kesejahteraan sosial, terutama menjelang akhir tahun. Pencairan dilakukan sekaligus sehingga KPM menerima total Rp900.000 dalam satu waktu.

Khusus bagi KPM yang baru mendapatkan KKS akibat peralihan penyaluran dari Pos ke bank, perbedaan waktu aktivasi kartu dan sinkronisasi data dapat memengaruhi jumlah saldo yang masuk.

Oleh karena itu, tidak semua KPM menerima nominal yang sama pada waktu yang bersamaan.

Pemerintah mengimbau KPM untuk rutin mengecek saldo melalui mesin ATM, layanan mobile banking, atau agen bank terdekat.

KPM juga diharapkan menggunakan bantuan sesuai peruntukannya agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima.

Dengan memahami rincian jenis dan periode bantuan, KPM diharapkan tidak bingung maupun salah tafsir terkait saldo bantuan yang masuk ke rekening masing-masing.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #kpm #bansos #kks