Update BPNT Tahap 4 di Penghujung Tahun 2025, Didominasi Bank Penyalur Ini, Simak juga Fenomena Pencairan Multibansos di KKS
Mutia Tresna Syabania• Selasa, 16 Desember 2025 | 14:26 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
RADAR BOGOR - Penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap terakhir tahun2025 (alokasi Oktober, November, Desember) mencapai puncaknya.
Berdasarkan pantauan media sosial dan laporan lapangan hingga 15 Desember 2025, proses pencairan bansos berlangsung masif dengan variasi nominal yang mencolok, menarik perhatian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Dikutip dari YouTube Info Bansos, penyaluran bansos BPNT Tahap 4 menargetkan sekitar 18,3 juta KPM dengan nominal dasar Rp600.000 akumulasi 3 bulan dengan nilai Rp200.000 per bulan.
BNI (Hampir 80% laporan) sangat dominan, terutama di wilayah perkotaan dan Pulau Jawa (Jabar, Jateng, Jatim, Jakarta) mencapai 90% progres.
Bank Mandiri mulai aktif, mulai menunjukkan peningkatan, terutama di wilayah Timur seperti NTT dan Maluku. Fokus pada KPM desil 1-4
BSI Dominan di Ach mencapai 85% progres pencairanBPNT murni.
BRI diperkirakan menyusul dalam gelombang berikutnya.
Meskipun nominal BPNT murni adalah Rp600.000, banyak KPM melaporkan saldo masuk yang jauh lebih besar. Variasi nominal ini dipengaruhi oleh akumulasi bantuan lain yang dicairkan bersamaan.
Rp600.000: KKS Lama (BPNT Murni) BPNT Tahap 4 (Oktober - Desember).
Rp1.000.000: KKS Baru / KPM TervalidasiBPNT Tahap 4 (Rp600.000) dan Bantuan Penebalan Sembako (Rp400.000).
Rp1.200.000: KPM Graduasi/BPNT dan PKHBPNT Tahap 4 (Rp600.000) ditambah PKH Tahap 4 (minimal Rp600.000, tergantung komponen keluarga).
Rp1.900.000 ke Atas: KPM Multibansos BPNT Tahap 4, Penebalan, BLT Kesra (Rp900.000) plus Bantuan PKH.
Contoh Kasus: Laporan dari Banyuwangi menyebutkan saldo KKS mencapai Rp1,9 juta yang mengindikasikan KPM tersebut menerima BPNT, Bantuan Penebalan, dan BLT Kesra (BLT Kesra/PLT-DD adalah program yang nominalnya bervariasi tergantung periode).
Pencairan berlangsung bertahap sesuai kebijakan bank dan prioritas wilayah:
Pulau Jawa: Progres tercepat yakni sekitar 90 persen terutama KKS terbitan BNI di wilayah perkotaan (Jakarta, Cimahi, Surabaya).
Sumatera: Medan, Palembang, dan Pekanbaru menunjukkan progres 70%-80%, dengan fokus utama pada KKS baru.
Luar Jawa (Timur): Bali dan Sulawesi mulai kencang terutama untuk pencairan yang menggabungkan PKH dan BPNT. KKS Mandiri mulai aktif di NTT dan Maluku.
Kalimantan dan Papua: Progres sekitar 60%-70% dan diperkirakan akan tuntas menjelang akhir Desember karena tantangan logistik.
Proses penyaluran BPNT Tahap 4 ini akan terus berlanjut hingga akhir Desember 2025. Bagi KPM yang belum menerima saldo, harap bersabar dan lakukan pengecekan secara rutin.
Pastikan untuk mengecek saldo secara rutin melalui ATM terdekat atau agen bank. Memantau informasi resmi dari pendamping sosial atau situs resmi Kemensos yakni cekbansos.kemensos.go.id untuk memastikan status bansos Anda.***