Radar Bogor – Sejak malam 16 Desember 2025, notifikasi bantuan sosial (bansos) cair Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 sebesar Rp600 ribu membuat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bahagia.
Bank penyalur yang paling gencar mentransfer saldo bansos BPNT Tahap 4 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah BNI, dengan cakupan sekitar 80 persen target penyaluran.
Pencairan BPNT Tahap 4 juga dilakukan oleh bank Himbara lainnya, seperti Bank Mandiri, BRI, dan BSI, melalui KKS secara bertahap.
Bank Mandiri mulai aktif menyalurkan BPNT Tahap 4 sejak pertengahan Desember 2025. BRI belum aktif mencairkan BPNT Tahap 4.
Sementara itu, BSI mendominasi pencairan bansos tersebut di Aceh.
KPM disarankan mengecek saldo KKS melalui aplikasi mobile bank untuk efisiensi, dibandingkan mengecek secara berulang ke ATM atau kantor cabang bank penyalur.
Misalnya, melalui aplikasi Wondr by BNI, Livin’ by Mandiri, BRImo, atau BYOND by BSI.
Bansos BPNT Tahap 4 dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, sayur-mayur, dan kebutuhan dasar lainnya.
Bansos tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli narkoba, rokok, kosmetik, dan sejenisnya.
Selain itu, tidak boleh digunakan untuk membayar cicilan, pinjaman online, ataupun bermain gim daring terlarang.
Target BPNT Tahap 4 mencapai 18,3 juta KPM. Syarat penerima BPNT adalah warga kurang mampu yang berada pada Desil 1–5 dalam Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).
Besaran BPNT Tahap 4 adalah Rp600 ribu untuk periode Oktober–Desember 2025.
Untuk KKS lama, banyak KPM melaporkan bansos BPNT Tahap 4 cair sebesar Rp600 ribu.
Laporan tersebut datang dari KPM di Cimahi (Jawa Barat), Surabaya (Jawa Timur), dan wilayah lainnya.
Sementara itu, untuk KKS baru, yakni KPM yang baru tervalidasi atau hasil peningkatan dari program lain, terdapat laporan pencairan sebesar Rp1 juta.
Nominal tersebut merupakan BPNT Tahap 4 Rp600 ribu ditambah penebalan bansos Rp400 ribu.
Ada pula KPM yang melaporkan pencairan total Rp1,9 juta, terdiri atas BPNT Tahap 4 Rp600 ribu, penebalan bansos Rp400 ribu, dan BLTS Kesra Rp900 ribu.
Multibansos tersebut membuat media sosial ramai, salah satunya dari KPM di Palembang yang menceritakan kebahagiaannya menerima bansos untuk tambahan modal usaha.
Per 16 Desember 2025, target penyaluran KPM baru BPNT Tahap 4 di Sumatera Selatan telah mencapai 85 persen.
Dalam satu tahun terdapat empat tahap pencairan, baik untuk BPNT maupun PKH.
Multibansos BPNT Tahap 4 dan PKH Tahap 4 Termin 7 juga cair sekaligus dengan nominal minimal Rp1,2 juta.
Besaran bansos PKH per tahap bergantung pada komponen PKH, yang meliputi kesejahteraan (lansia dan penyandang disabilitas masing-masing Rp600 ribu), kesehatan (ibu hamil dan anak usia dini 0–6 tahun masing-masing Rp750 ribu), pendidikan (murid SD Rp225 ribu, murid SMP Rp375 ribu, dan murid SMA Rp500 ribu), serta pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sebesar Rp2,7 juta.
Per 16 Desember 2025, pencairan BPNT Tahap 4 paling ramai terjadi di Pulau Jawa, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Progres penyaluran BPNT Tahap 4 mencapai 90 persen untuk KKS melalui transfer BNI.
Sementara itu, target penyaluran BPNT Tahap 4 di Palembang (Sumatera Selatan) dan Pekanbaru (Riau) mencapai 70–80 persen, dengan fokus pada KKS baru melalui transfer BNI.
Di luar Jawa, yakni Sulawesi dan Bali, penyaluran bansos akumulasi BPNT Tahap 4 dan PKH Tahap 4 Termin 7 mulai meningkat.
Adapun penyaluran di Kalimantan dan Papua masih berkisar 60–70 persen karena kendala logistik.
Bank Mandiri mulai aktif menyalurkan BPNT Tahap 4 ke Maluku dan Nusa Tenggara Timur.
Per 16 Desember 2025, terdapat KPM di Kupang yang menyatakan BPNT Tahap 4 sebesar Rp600 ribu telah cair.
Namun, pencairan untuk KKS baru di NTT masih tergolong lambat. Sementara itu, di Maluku, KKS baru mencairkan BPNT Tahap 4 sebesar Rp600 ribu.
Secara nasional, Bank Mandiri menangani sekitar 15 persen KPM penerima BPNT Tahap 4.
Per 16 Desember 2025, progres pencairan melalui KKS Bank Mandiri meningkat 10 persen dibandingkan sebelumnya dan berfokus pada KPM Desil 1–4 dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT Tahap 4 di Aceh didominasi oleh BSI dengan target penyaluran mencapai 85 persen.
Penyaluran bansos BPNT Tahap 4 berlangsung secara bertahap hingga akhir Desember 2025.
Untuk mengecek bansos secara mandiri, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store, maupun mengakses laman resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.
Selain itu, KPM juga dapat bertanya kepada pendamping sosial atau petugas SIKS-NG di desa atau kelurahan.***
Editor : Eli Kustiyawati