RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) mengeluarkan surat pada Rabu (17/12/2025) terkait percepatan penyaluran bansos program sembako tahun 2025.
Dalam surat tersebut, setiap pendamping sosial diminta untuk menginformasikan kepada Keluarga Penerima Manfaat agar segera melakukan transaksi paling lambat 21 Desember 2025.
Bagi KPM yang sudah menerima pencairan bansos dan masuk rekening, harus segera mencairkan saldo sebelum tanggal 21 Desember 2025.
Di surat yang sama, Dinas Sosial Kabupaten Kota setempat harus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pengawasan percepatan penyaluran bansos reguler tahap 2,3, dan 4.
Diketahui, bansos reguler merupakan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) yang masih terus disalurkan tahap 2, 3, dan 4.
Kemudian bantuan penebalan stimulus Juni Juli sebesar Rp400.000 dan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Rp900.000 juga harus diawasi percepatannya.
Sehingga, bantuan yang belum cair harus segera dicairkan, sedangkan yang sudah cair harus segera diambil atau ditarik.
Oleh karenanya, KPM di seluruh Indonesia wajib untuk segera melakukan transaksi paling lambat tanggal 21 Desember karena akan ada evaluasi.
Jika saldo bantuan tidak diambil, maka dana bansos akan hangus dan ditarik kembali oleh negara.
Kemensos juga meminta percepatan dilakukan untuk menyalurkan bantuan tambahan pangan berupa beras dan minyak, serta BLTS Kesra.
Surat ini menegaskan, pencairan bansos tahun 2025 mendekati tahap akhir karena penarikan saldo bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sudah dibatasi hingga 21 Desember 2025 bagi yang sudah cair.
Sebaiknya, KPM terus melakukan pengecekan KKS secara berkala. Jika sudah ada saldo bansos yang masuk ke rekening, langsung ditarik agar bantuan tidak hangus.
Sementara itu, sejumlah KPM pemilik KKS terbitan Bank Mandiri mencairkan bansos BPNT tahap kedua susulan.
Informasi terbaru menyebutkan, bansos cair melalui KKS Lama dan Baru secara bertahap.
Sehingga, KPM harus melakukan pengecekan berkala agar tidak ada saldo bantuan yang terlewat.
Kemudian KPM lainnya menyebutkan, Bank BNI mencairkan saldo senilai Rp1 juta pada Rabu (17/12/2025), yang kemungkinan merupakan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) susulan.
elain bansos reguler PKH BPNT, bantuan penebalan Rp400 ribu dan BLTS Kesra Rp900.000 juga masih disalurkan.
Editor : Siti Dewi Yanti