RADAR BOGOR – Tampak armada truk bermuatan logistik di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.
Seluruh kendaraan tersebut mengangkut bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial untuk penanganan banjir dan tanah longsor di Aceh.
Sebanyak 24 truk tambahan digunakan untuk menyalurkan bansos Kementerian Sosial dari Banda Aceh ke sejumlah kabupaten di Aceh yang terdampak banjir dan longsor.
Total nilai bantuan sosial tersebut mencapai Rp9.043.880.481.
Perincian bansos terdiri atas 2.000 paket makanan siap saji, 2.800 paket family kit, 1.800 paket kids wear, 6 unit tenda induk, 13 unit tenda serba guna, 586 unit tenda keluarga, 2.600 lembar tenda gulung, 2.620 lembar kasur, 3.000 lembar selimut, 1 unit dumlap, 1.300 paket sandang dewasa, 700 paket sandang anak, 16 unit lampu darurat, dan 6 unit toilet portabel.
Dukungan juga diperkuat dengan 21 dapur umum, dengan 14 di antaranya masih aktif melayani hingga 85.000 porsi makanan per hari.
Bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk meringankan beban hidup para pengungsi. Dapur umum menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam.
Warga, relawan, petugas lintas sektor, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) berkolaborasi untuk memastikan keberlanjutan pasokan kebutuhan dasar dan kelancaran operasional dapur umum.
Sebanyak 191 personel Tagana diterjunkan di Aceh untuk membantu penanganan banjir dan longsor.
Tak hanya menyediakan kebutuhan makanan bagi pengungsi Aceh, dapur umum juga menyuplai makanan untuk TNI, Polri, tenaga kesehatan, Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta unsur terkait lainnya.
Hal ini mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor.***
Editor : Eli Kustiyawati