RADAR BOGOR – Penyaluran bansos BPNT Tahap 4 alokasi akhir tahun mencatatkan rekor progres mencapai 90 persen di sejumlah titik krusial pada Rabu, 17 Desember 2025.
Bank Mandiri dan BNI memimpin percepatan transfer saldo Rp600.000 hingga jutaan rupiah ke rekening KKS, terutama di wilayah Jawa Barat dan Sumatera yang terpantau paling masif melakukan pencairan serentak malam ini.
Pemetaan Wilayah Pencairan Tercepat (Progres 85–90 Persen)
Mengutip dari kanal YouTube INFO BANSOS, berdasarkan data laporan KPM secara nasional, beberapa wilayah telah memasuki fase tuntas penyaluran. Jika Anda berada di daerah berikut, segera cek kartu KKS Anda:
• Jawa Barat (Wilayah Teraktif): Bogor, Depok, Bekasi, Bandung Raya, hingga Tasikmalaya dan Indramayu melaporkan pencairan hampir merata.
• Jawa Tengah dan Jawa Timur: Fokus pencairan di Solo, Semarang, Cilacap, Surabaya, Sidoarjo, dan Jember.
• Sumatera dan Kalimantan: Lampung (Timur dan Utara), Palembang, Medan, Sintang, dan Pangkalan Bun terkonfirmasi mulai hujan saldo sejak siang tadi.
Perbandingan Performa Bank Himbara
Setiap bank memiliki ritme penyaluran yang berbeda. Berikut rapor progres bank penyalur per 17 Desember 2025:
• Bank Mandiri (The Rising Star): Menjadi primadona hari ini dengan lonjakan pencairan masif di wilayah perkotaan serta KKS terbitan lama (2018–2022).
• Bank BNI (Paling Stabil): Mempertahankan posisi sebagai bank tercepat di wilayah pedesaan Jawa Tengah dan Jawa Timur sejak awal Desember.
•Bank BRI dan BSI: Masih aktif menyalurkan bantuan susulan (termin akhir) bagi KPM yang belum sempat cair pada minggu pertama.
Analisis Saldo Multi Bansos
Banyak pembaca melaporkan saldo yang masuk jauh melampaui angka Rp600.000.
Secara teknis, hal ini bukan kesalahan sistem, melainkan akibat skema multi bansos atau integrasi dana.
Banyak KPM yang tercatat sebagai penerima BPNT murni, namun karena datanya padan dengan komponen PKH (memiliki anak sekolah atau lansia), sistem melakukan validasi otomatis.
Hasilnya, dana BPNT Rp600.000 cair bersamaan dengan dana PKH Tahap 4, sehingga total saldo di KKS dapat mencapai Rp1.350.000 hingga Rp2.100.000.
Solusi Jika Saldo Masih Nol
Jika daerah Anda sudah masuk daftar cair, namun saldo masih kosong, jangan panik. Lakukan langkah berikut:
• Cek Status Rekening di SIKS-NG: Pastikan status Anda sudah SI (Standing Instruction) dan bukan gagal cek rekening.
• Verifikasi Data Dukcapil: Kendala pencairan sering disebabkan data NIK yang tidak padan atau nonaktif di sistem pusat.
• Pantau Termin Susulan: Pemerintah menargetkan penyaluran tuntas bagi 18,3 juta KPM sebelum 31 Desember 2025.***
Editor : Eli Kustiyawati