RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus mengetahui, proses pencairan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (KPM PKH BPNT) tahun 2026.
Berdasarkan aturan terbaru, pencairan bansos diprediksi akan dilakukan triwulan sekaligus atau setiap 3 bulan sekali, melalui Bank Himbara atau Pos Indonesia.
KPM harus mengetahui daerah yang menyalurkan bansos PKH BPNT tahap 1 di tahun 2026 melalui PT Pos Indonesia adalah daerah yang termasuk terdepan, terpencil, tertinggal (3T).
Daerah ini biasanya wilayah yang aksesnya sulit seperti pegunungan, sehingga bantuan tahap 1 itu akan cair melalui PT Pos Indonesia.
Kemudian, proses mekanisme pencairan bantuan PKH BPNT tahap pertama tahun 2026 yang cair melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih akan dilakukan 3 bulan sekali.
Jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 jatuh pada Februari hingga Maret 2026.
Sementara itu, kategori KPM PKH akan menerima bantuan tahap 1 tahun 2026 senilai Rp225.000 khusus penerima manfaat yang memiliki komponen satu anak sekolah SD dan tidak memiliki komponen PKH lain di dalam keluarganya.
Kemudian ada juga kategori KPM PKH yang akan menerima pencairan bansos senilai Rp500.000, yakni penerima manfaat yang memiliki komponen satu anak sekolah SMA.
Selanjutnya, ada juga KPM yang akan cair melimpah senilai Rp1.500.000 R000 di tahap 1 tahun 2026, yang memiliki komponen dua anak usia dini umur 0 sampai 6 tahun.
Selanjutnya, ada kategori KPM PKH yang akan menerima pencairan senilai R2.100.000, yang memiliki komponen dua anak usia dini umur 0 sampai 6 tahun dan lansia di dalam keluarganya.
KPM PKH harus bersyukur berapapun nominal bansos yang diterima melalui KKS maupun PT Pos Indonesia dan tetap bersabar karena penyaluran bantuan dilakukan bertahap.
Sementara itu, update terbaru pencairan bansos PKH BPNT tahap 4 menyusul cair melalui KKS Lama terbitan Bank BNI di wilayah Cimahi Jawa Barat.
Terpantau, bansos PKH Validasi senilai Rp950.000, cair melalui KKS terbitan 2021 di wilayah Malang Jawa Timur lewat Bank BNI.
KPM asal Pulau Pisang Kalimantan Tengah melaporkan menerima pencairan bansos BPNT senilai Rp600.000.