RADAR BOGOR - Menjelang akhir tahun 2025, pemerintah terus mempercepat pencairan berbagai Bantuan Sosial (Bansos) agar seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat menerima haknya sebelum pergantian tahun.
Dilansir dari kanal Pendamping Sosial, berbagai program bantuan yang sempat tertunda kini sedang dalam tahap finalisasi dan diprediksi akan tersalurkan secara masif hingga tanggal 31 Desember.
Masyarakat diimbau untuk aktif mengecek status kepesertaan agar tidak kehilangan kesempatan menerima bantuan.
1. Bansos Penebalan Rp400.000 untuk Pemegang KKS Baru
Bansos ini ditujukan bagi penerima yang baru beralih dari PT Pos ke Bank Himbara dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru.
Bantuan ini merupakan susulan untuk periode Juni-Juli, yang baru bisa dicairkan setelah KPM menerima KKS terbaru. Saat ini, pencairannya sedang berjalan dan dipastikan tersalurkan sebelum akhir Desember.
2. BPNT Tahap 3 dan 4 Siap Masuk Rekening KPM
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3 dan 4 bagi pemegang KKS baru juga tengah berjalan. Banyak KPM yang datanya sempat tertunda karena proses verifikasi.
Setelah status di aplikasi SIKS-NG menunjukkan “berhasil cek rekening”, dana untuk dua tahap ini siap masuk ke rekening penerima, memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi.
3. PKH Tahap 4 Masih Berjalan
Pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4 diperuntukkan bagi pemegang KKS lama. Kuota nasional sebanyak 10 juta KPM belum sepenuhnya terpenuhi, sehingga proses penyaluran masih berlangsung.
Bagi KPM yang belum menerima, disarankan untuk menghubungi pendamping PKH setempat atau mengecek status melalui aplikasi SIKS-NG.
4. BPNT Murni (Program Sembako) Sebelum Tahun Baru
Bansos BPNT diperkirakan akan cair sebelum akhir Desember 2025. Penerima yang belum mendapatkan bantuan disarankan untuk proaktif bertanya kepada petugas agar tidak melewatkan kesempatan.
5. BLT Kesra Rp900.000 Tahap 2 untuk Data Lama
BLT Kesra senilai Rp900.000 Tahap 2 ditujukan bagi penerima yang belum tersalurkan pada Tahap 1. Proses verifikasi baru saja selesai, sehingga pencairan kemungkinan besar akan dilakukan sebelum 31 Desember, atau paling lambat awal Januari 2026.
BLT Tahap 2 ini hanya diperuntukkan bagi data lama yang belum tersalurkan; penerima Tahap 1 tidak akan menerima lagi pada tahap ini.
6. Bansos Penebalan Barang untuk Wilayah Akses Sulit
Bansos berupa beras dan minyak goreng (4 liter) ditujukan bagi wilayah dengan akses sulit atau daerah terpencil.
Meskipun berasal dari kementerian berbeda dengan PKH atau BPNT, penerima program ini bisa mendapatkan bantuan bersamaan. Namun, penerima BLT Rp900.000 biasanya tidak menerima bantuan beras ini.
Cara Mengecek dan Mendaftar Bansos
Masyarakat yang merasa berhak namun belum terdaftar disarankan untuk memanfaatkan dua jalur pendaftaran.
Pertama, melalui musyawarah desa atau kelurahan dengan membawa berkas langsung ke kantor desa.
Kedua, masyarakat dapat mendaftar sendiri melalui menu pengajuan keberatan atau peninjauan data yang tersedia di aplikasi Cek Bansos. Upaya ini penting agar seluruh KPM yang berhak dapat menerima bantuan tepat waktu.***
Editor : Eli Kustiyawati